Gim Ghost of Yotei hadirkan mode multipemain mulai 10 Maret

1 week ago 7

Jakarta (ANTARA) - Sony mengumumkan gim Ghost of Yotei akan menghadirkan mode multipemain bertajuk Legends yang dirilis pada 10 Maret mendatang.

Dilansir Engadget pada Jumat, pengumuman tersebut disampaikan dalam ajang State of Play. Seperti pada gim pendahulunya, Ghost of Tsushima, mode Legends memungkinkan pemain bermain secara daring bersama hingga tiga orang lainnya.

Pemain dapat memilih satu dari empat kelas karakter, yakni samurai, archer, mercenary, dan shinobi, yang masing-masing memiliki keunggulan dalam skenario pertempuran berbeda.

Baca juga: Sony umumkan gim remake trilogi God of War dan spinoff Sons of Sparta

Keempat kelas tersebut dapat menggunakan pedang katana dan busur, serta memiliki senjata dan kemampuan khusus. Samurai, misalnya, dapat menggunakan pedang besar odachi yang efektif untuk menyerang kelompok musuh dengan tebasan luas.

Pemain dituntut bekerja sama memanfaatkan kemampuan masing-masing kelas untuk mengalahkan versi iblis dari kelompok musuh Yotei Six.

Mode Legends akan hadir bersamaan dengan pembaruan gim versi 1.5 dan tersedia gratis bagi seluruh pemilik Ghost of Yotei. Saat peluncuran, pemain dapat menikmati tiga jenis misi.

Baca juga: PB ESI tetapkan sembilan nomor untuk Asian Games 2026

Pada mode survival, pemain harus bertahan melawan gelombang musuh dengan tingkat kesulitan yang terus meningkat.

Sementara itu, dalam mode story, dua pemain harus menyelesaikan 12 misi untuk membuka mode incursion yang menugaskan pemain menyerbu benteng milik salah satu anggota Yotei Six.

Pada tahap awal, terdapat empat benteng yang dapat ditaklukkan. Sony menyatakan pembaruan lanjutan pada April akan menambahkan pertarungan melawan bos terakhir dalam ekspansi tersebut.

Baca juga: Roblox adopsi klasifikasi usia IGRS untuk kontennya di Indonesia

Baca juga: PB ESI akan seleksi roster timnas esports untuk Asian Games 2026

Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |