Genjot daya saing produk, 40 perajin ikuti kurasi Dekranasda Jakbar

4 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 40 peserta mengikuti kurasi produk perajin Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jakarta Barat dalam rangka meningkatkan kualitas serta daya saing produk menuju pasar yang lebih luas.

"Untuk dapat bersaing di pasar modern termasuk pusat perbelanjaan, sebuah produk tidak cukup hanya memiliki keunikan dan nilai budaya. Suatu produk juga perlu memilik kualitas yang baik, desain yang menarik, identitas yang kuat, kemasan yang sesuai, serta konsistensi dalam produksinya," ujar Kepala Bagian Perekonomian Kota Jakarta Barat, Budiono di Jakarta, Senin.

Oleh karena itu, kata dia, para perajin diikutkan dalam proses kurasi secara terbuka.

"Setiap masukan yang diberikan diharapkan jadi bekal untuk memperbaiki dan mengembangkan produk agar semakin berkualitas dan berdaya saing," ujar.

Kendati begitu, kata Budiono, peningkatan kualitas tidak berarti harus meninggalkan identitas budaya.

Menurutnya, kekayaan budaya, keunikan motif, keterampilan dan cerita yang melekat pada setiap karya merupakan kekuatan yang membedakan produk lokal dari produk massa.

"Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah nyata untuk mendorong para perajin agar semakin berkualitas, semakin percaya diri, dan semakin siap membawa karya lokal ke pasar yang lebih luas," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Jakarta Barat, Ety Sartika Yuli, mengatakan bahwa kegiatan kurasi produk Dekranasda diikuti 40 perajin produk dari jenis fesyen, kerajinan tangan dan aksesori.

"Kurasi adalah ruang belajar, ruang untuk menerima masukan dan memperbaiki kualitas, dan mempersiapkan produk agar mampu bersaing di pasar yang semakin dinamis," ujarnya.

Kini, lanjut Ety, produk yang diminati pasar bukan hanya sekadar yang indah dipandang, tapi juga memiliki kualitas yang konsisten, kemasan yang menarik, identitas yang kuat, legalitas yang lengkap, serta mampu mencerminkan nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

"Inilah yang harus kita bangun bersama. Dari sekian yang saya sebutkan tadi, Alhamdulillah, para perajin Dekranasda hampir seluruhnya sudah memenuhi, tentunya dengan ketentuan-ketentuan yang ditetapkan," jelasnya.

Ety menilai, dari produk yang mengikuti kurasi masih ada kekurangan dari sisi cerita produk. Suatu cerita dari produk yang dipasarkan.

"Jadi saya berharap ke depannya cerita terkait dengan produk yang dihasilkan itu apa, kebiasaan yang dilakukan oleh perajin, sehingga ketika misalnya ada di dalam suatu pemasaran, tanpa kita ada di dalamnya, tanpa harus menunggu, konsumen yang melihat produk kita tahu bahwa produk ini mengandung makna atau dari bahan apa, itu sudah tersampaikan di informasi dalam cerita produk tersebut," pungkasnya.

Sebagai informasi, sebanyak 40 perajin mengikuti kurasi produk Dekranasda Kota Jakarta Barat Tahun 2026. Mereka dikurasi oleh tim Dekranasda DKI Jakarta. Kurasi dilakukan untuk menyeleksi suatu produk dan menempatkan sesuai tingkatan A, B dan C, sekaligus melakukan branding terhadap produk tersebut.

Baca juga: 45 pelaku UMKM ikuti Pekan Raya Grogol

Baca juga: Produk perajin lokal jadi suvenir resmi kegiatan Pemkot Jakbar

Baca juga: Jakbar gencarkan pameran Dekranasda ke hotel untuk genjot industri

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |