Jakarta (ANTARA) - Google Gemini dikabarkan kini bisa mengimpor riwayat obrolan pengguna dengan chatbot kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) lainnya seperti ChatGPT ataupun Claude.
Fitur ini baru saja diperkenalkan Google untuk membantu pengguna yang sebelumnya menggunakan chatbot AI lainnya beralih ke layanan Gemini dengan lebih mudah.
Dilaporkan GSM Arena, Jumat (27/3) waktu setempat, fitur ini akan berguna untuk pengguna yang kerap beralih dari satu chatbot AI ke chatbot AI lainnya.
Dengan kemudahan mengimpor riwayat obrolan, chatbot Gemini nantinya dapat lebih mudah memberikan jawaban relevan mengenai topik-topik yang akan dibahas dengan pengguna berdasarkan obrolan tersebut.
Baca juga: Google Maps hadirkan tampilan 3D dengan dukungan Gemini AI
Untuk menggunakan fitur impor ini, pengguna perlu memilih opsi "Impor memori di Gemini". Setelahnya pengguna akan mendapatkan perintah yang harus disalin dan ditempelkan ke sistem chatbot AI lainnya.
Setelah itu, salin respons dari chatbot AI tersebut ke alat impor Gemini dan pengguna telah menyelesaikan rangkaian impor riwayat obrolan tersebut.
Dengan melakukan langkah-langkah itu, pengguna memberi Gemini akses ke preferensinya yang dikumpulkan oleh chatbot AI lainnya.
Pada saat pengguna berinteraksi dengan Gemini, riwayat obrolan yang diimpor ini bakal membantu Gemini menghasilkan respons yang lebih kontekstual dan personal.
Alternatifnya, pengguna dapat mengekspor riwayat obrolannya dari chatbot lain dan mengunggahnya ke Gemini. Dengan catatan asisten AI Google hanya mendukung file ZIP hingga 5GB.
Perlu diingat juga bahwa Gemini tidak akan dapat mengimpor file proyek atau lampiran lainnya.
Baca juga: Gemini jadi AI dengan pertumbuhan web tercepat lampaui kompetitor
Baca juga: Gemini hadirkan fitur AI baru untuk ponsel Galaxy 26 dan Pixel 10
Baca juga: AI Gemini dilengkapi kemampuan menciptakan lagu lewat deskripsi teks
Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































