Filipina gelar latihan militer multilateral terbesar negara itu

3 weeks ago 16

Moskow (ANTARA) - Filipina meluncurkan Latihan SALAKNIB, latihan militer multilateral terbesar dalam sejarah negara Asia Tenggara tersebut, yang melibatkan lebih dari 7.000 pasukan dari Filipina, AS, Jepang, dan Australia, menurut pernyataan angkatan bersenjata Filipina pada Senin.

"Lebih dari 7.000 pasukan dari Angkatan Darat Filipina, Angkatan Darat Amerika Serikat, Pasukan Bela Diri Darat Jepang, dan Angkatan Darat Australia memulai latihan SALAKNIB Fase I 2026 di Benteng Ramon Magsaysay, Kota Palayan, Nueva Ecija pada 6 April 2026," menurut pernyataan itu.

Sebelum dimulainya latihan, Mayjen Efren Morados, wakil komandan Angkatan Darat Filipina, menyampaikan pidato utama untuk menekankan pentingnya membentuk aliansi militer dan menciptakan peluang bagi personel militer untuk bertukar praktik terbaik.

Angkatan darat Filipina dan AS telah melakukan latihan gabungan SALAKNIB sejak 2015 sebagai bagian dari Perjanjian Pertahanan Bersama.

Tahun ini, Pasukan Bela Diri Darat Jepang dan Angkatan Darat Australia akan bergabung dalam latihan SALAKNIB untuk pertama kalinya sebagai peserta dan pengamat.

Fase pertama SALAKNIB dijadwalkan pada 6 hingga17 April, dan fase kedua pada Mei hingga Juni.

Latihan militer multinasional itu akan berfokus pada pertahanan maritim dan teritorial, bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana, serta operasi amfibi dan gabungan senjata.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Filipina akan bahas pengiriman minyak di Selat Hormuz dengan Iran

Baca juga: Filipina pastikan KTT ke-48 ASEAN tetap digelar, tetapi disederhanakan

Penerjemah: Katriana
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |