Jakarta (ANTARA) - Enam pesepeda gunung Indonesia memastikan diri tampil pada ajang bergengsi UCI Mountain Bike World Cup 2026 setelah meraih tiket kualifikasi jalur “golden ticket” dari kejuaraan level Asia.
Zaenal Fanani, Ihza Muhammad, Feri Yudoyono, Achmad Dhani, Sayu Bella Sukma Dewi, dan Melinda Ayu Putri lolos ke putaran pembuka WHOOP UCI Mountain Bike World Series 2026 yang akan berlangsung di MONA YongPyong, Korea Selatan pada 1–3 Mei.
Berdasarkan keterangan resmi PB ISSI, Senin, tiket tersebut diraih berkat penampilan impresif mereka dalam ajang Asia UCI MTB Continental Series Thailand MTB Cup 2026 pada 13–14 Januari. Pada kejuaraan tersebut, Indonesia mengoleksi total dua medali emas, tiga perak, dan satu perunggu.
Sayu Bella, atlet asal Bali yang juga peraih emas SEA Games 2023 nomor cross-country Olympic (XCO), tampil dominan di kelas Women Elite. Ia finis tercepat dengan catatan waktu 1 jam 6 menit 49,706 detik, unggul jauh atas pembalap Jepang Yui Ishida yang membukukan 1 jam 10 menit 08,813 detik.
Kemudian emas Indonesia dipersembahkan Melinda Ayu Putri dari nomor Women Junior. Ia mencatatkan waktu 47,33 detik, menang atas wakil Thailand Phummarat Chaloemkij (49,45 detik) dan atlet Malaysia Zahra Afifah Zamri (51,23 detik).
Sementara itu, Zaenal Fanani menyumbangkan medali perak pada nomor XCO Men Elite dengan waktu 1 menit 21,08 detik, di bawah pembalap Jepang Riki Kitabayashi yang menjadi yang tercepat dengan 1 menit 20,06 detik. Ihza Muhammad melengkapi pencapaian Indonesia di nomor tersebut dengan medali perunggu setelah mencatatkan 1 menit 23,26 detik.
Achmad Dhani turut meraih perak pada nomor XCO Men Junior setelah membukukan 1 menit 01,29 detik. Ia finis di bawah pembalap Filipina Thirdy Mana-Ay (1 menit 00,50 detik). Adapun Feri Yudoyono juga membawa pulang perak pada nomor XCO Men Under 23 dengan catatan 1 menit 10,13 detik, di bawah rider Amerika Serikat Landon Dendy (1 menit 09,47 detik).
Baca juga: Tim sepeda Indonesia susun jalur menuju Asian Games hingga Olimpiade
Keberhasilan enam atlet tersebut membuka peluang Indonesia tampil di panggung dunia sejak seri pembuka musim 2026.
Musim ini, kalender WHOOP UCI Mountain Bike World Series akan mencakup 14 seri yang digelar di tiga benua dan sembilan negara sepanjang Mei hingga Oktober. Seri pembuka di YongPyong menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya Asia menjadi tuan rumah putaran Piala Dunia cross-country Olympic dan cross-country short track, sekaligus menandai kembalinya ajang downhill kelas dunia di benua tersebut setelah 25 tahun.
Setelah Korea Selatan, rangkaian kompetisi akan berlanjut ke sejumlah lokasi di Eropa, antara lain Nové Město Na Moravě (Ceko), Loudenvielle-Peyragudes (Prancis), Saalfelden-Leogang Salzburgerland (Austria), hingga Lenzerheide (Swiss) dan Val di Fassa–Trentino (Italia).
Seri kemudian berlanjut ke Amerika Utara dengan balapan di Soldier Hollow, Utah, Amerika Serikat, Whistler Mountain Bike Park, British Columbia, Kanada, serta penutup musim di Lake Placid Olympic Sites, New York, Amerika Serikat.
Dengan format yang menggabungkan nomor endurance dan gravity dalam satu payung kompetisi, persaingan musim 2026 diprediksi berlangsung ketat. Konsistensi sepanjang 14 seri akan menjadi kunci bagi para atlet untuk bersaing di papan atas.
Baca juga: Indonesia kirim 16 pembalap terbaik ke Kejuaraan Asia Jalan Raya 2026
Baca juga: Indonesia tuntaskan Track Asia Cup I dengan enam emas
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































