Dua klub raksasa Korsel latihan di Bali bukti kuatnya sport tourisme

1 week ago 7

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pemuda dan Olahraga menyatakan dua klub sepak bola raksasa di Liga Korea Selatan Pohang Steeleers dan Jeonbuk Reserves yang menjalani latihan di Bali menjadi bukti kekuatan olahraga berbasis budaya (sport tourisme) Indonesia.

Menurut keterangan tertulis Kemenpora di Jakarta, Jumat, kedua tim menjalani pemusatan latihan di fasilitas milik Bali United FC di Bali United Training Center Gianyar, Bali.

Bali menjadi data tarik tersendiri karena selain dukungan fasilitas memadai, juga memiliki keindahan pariwisata yang sudah mendunia.

Bali juga memiliki fasilitas pelayanan kesehatan kelas dunia seperti Bali International Hospital (BIH) di Sanur.

Kecanggihan perawatan medis di BIH membuat ara atlet yang mengalami cedera saat berlatih atau bertanding di Pulau Dewata, mendapatkan perawatan optimal.

Pelatih kepala Pohang Steelers Tae-ha Park menyatakan puas setelah berlatih selama tiga pekan di lahan seluas hampir 31 hektar dengan sembilan lapangan berstandar internasional.

Baca juga: Menpora inginkan sedikitnya lima ajang lari jadi sirkuit maraton

Dia menjelaskan keputusan membawa timnya ke Indonesia setelah membuat perbandingan dengan beberapa negara seperti Thailand, Vietnam, untuk memilih tempat pemusatan latihan terbaik.

"Setelah melihat dan membandingkan kami memutuskan untuk berlatih di Indonesia dan berpeluang di tahun-tahun berikutnya akan memprioritaskan Bali United Training Center sebagai tujuan untuk kami melakukan pemusatan latihan," katanya.

Dia mengakui selain fasilitas latihan yang memadai, Bali juga memiliki keindahan alam dan budaya yang luar biasa serta banyak penggemar sepak bola.

Latihan itu sejalan dengan upaya Kemenpora yang terus mendorong kemajuan sport tourisme sebagai salah satu penggerak roda perekonomian nasional.

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir telah menyatakan tekad menguatkan wisata olahraga dengan melakukan pemetaan potensi cabang olahraga yang menjadi daya tarik dan kekuatan di setiap daerah.

"Selama ini kita dikenal dengan kekayaan alam sebagai objek wisata, padahal kondisi alam tersebut juga bisa kita jadikan arena olahraga," katanya.

Baca juga: Menpora dukung festival Wonder Wave 2025 jadi sport tourisme selancar

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |