DPR libatkan masyarakat awasi pelaksanaan MBG di Kota Serang

2 weeks ago 9
Keberhasilan program tidak hanya bergantung pada pemerintah pusat maupun pelaksana teknis, melainkan juga pada keterlibatan aktif masyarakat

Tangerang (ANTARA) - Anggota DPR RI Komisi IX Tubagus Haerul Jaman melibatkan masyarakat untuk membantu melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Serang, Banten.

Ia mengatakan, program ini bukan sekadar pemberian makanan, melainkan ikhtiar besar negara untuk memastikan setiap penerima manfaat mendapatkan asupan gizi yang layak, seimbang, dan berkelanjutan.

"Saya optimistis, dengan pelaksanaan yang tepat serta dukungan semua pihak melalui pengawasan, program ini dapat memberikan dampak nyata, khususnya bagi masyarakat di Kota Serang," ujar Haerul Jaman dalam keterangan yang diterima di Tangerang.

Ia juga memaparkan, pelaksanaan MBG di berbagai daerah menunjukkan perkembangan positif dan terus mengalami penyempurnaan.

Baca juga: Pendistribusian MBG di Palembang saat Ramadhan kesepakatan sekolah

Namun, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada pemerintah pusat maupun pelaksana teknis, melainkan juga pada keterlibatan aktif masyarakat.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal, mendukung, dan berpartisipasi aktif dalam program ini. Dengan sinergi yang kuat, kita dapat memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan secara luas dan merata,” ujarnya.

Dinas Kesehatan Kota Serang mencatat sebanyak 74 unit SPPG telah beroperasi secara aktif di seluruh titik di Kota Serang. Dengan dukungan sistem pendataan yang terintegrasi, SPPG optimistis penyaluran bantuan gizi nasional ini dapat berjalan efektif dan tetap mengedepankan kearifan lokal serta kebutuhan masyarakat di bulan suci.

Kepala Bidang Pembinaan SD Dindikbud Kota Serang Reni Rafiani mengatakan partisipasi sekolah dalam program MBG selama Ramadhan bersifat sukarela tanpa ada unsur pemaksaan, guna menghormati kebijakan internal setiap lembaga pendidikan.

Baca juga: Siswa dan guru SD Samarinda sambut penyesuaian MBG Ramadhan

"Hingga saat ini, tercatat sebanyak 226 sekolah memilih tetap menjalankan program, sementara 22 sekolah swasta lainnya memutuskan untuk menolak," ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Persiapan Gizi (SPPG) Kota Serang Nuni Pratiwi menambahkan bahwa sekolah yang tetap ikut serta juga diberikan fleksibilitas dalam mengatur jadwal pembagian paket makanan.

"Kami memberikan fleksibilitas kepada pihak sekolah untuk menentukan jadwal distribusi berdasarkan kesepakatan bersama. Penyesuaian ini dilakukan agar program MBG tidak mengganggu kekhusyukan ibadah puasa maupun jadwal belajar yang berubah," kata Nuni.

Baca juga: Lapas Wahai Maluku percepat pembangunan dapur SPPG untuk MBG

Pewarta: Achmad Irfan
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |