Dokter tekankan pentingnya prebiotik bagi saluran cerna anak

4 weeks ago 7

Jakarta (ANTARA) - Dokter Spesialis Anak-Konsultan Gastrohepatologi dr. Frieda Handayani Kawanto, Sp.A(K), Subsp. G.H. menekankan pentingnya prebiotik bagi kesehatan saluran cerna anak-anak.

“Prebiotik berperan sebagai makanan khusus untuk bakteri baik dalam pencernaan. Berfungsi untuk mendukung keberagaman bakteri baik di saluran cerna, sehingga penyerapan nutrisi optimal,” kata Frieda dalam diskusi media di Jakarta, Kamis.

Frieda menjelaskan prebiotik pada masa awal kehidupan anak terkandung pada ASI dalam bentuk oligosakarida ASI. Sedangkan pada anak-anak yang sudah mendapatkan Makanan Pendamping ASI (MPASI) bisa memperolehnya dari makanan yang kaya serat seperti sayur dan buah. Misalnya seperti jamur, asparagus, bawang bombay, apel, semangka, persik putih hingga pisang.

Seluruh serat yang didapat dari makanan tersebut dapat disebut sebagai prebiotik jika bentuknya masih utuh sehingga tidak dapat dicerna oleh lambung, tetap utuh sampai ke usus besar dan bisa difermentasikan oleh bakteri baik dalam usus, agar dapat menghasilkan asam lemak rantai pendek (SCFA).

Baca juga: Dokter sebut kesehatan usus kecil miliki pengaruh pada kesehatan otak

"Asam lemak rantai pendek ini memainkan peran yang baik sekali dalam tubuh kita," kata dokter lulusan Universitas Indonesia itu.

Asam lemak rantai pendek ini, lanjutnya, memberikan energi bagi sel-sel di usus besar untuk bekerja lebih baik, makanya pada anak yang konstipasi, dibutuhkan serat untuk menstimulasi motorik usus dan memberi energi bagi sel-sel di usus besarnya agar lebih aktif bekerja

Contoh prebiotik yang baik untuk tubuh seperti inulin, laktulosa, Fructooligosaccharides (FOS), Galacto-oligosaccharide (GOS) dan FOS:GOS:1:9.

"Sudah berpuluh tahun terakhir dari berbagai literatur menyebut komposisi FOS:GOS:1:9 terbukti paling efektif untuk meningkatkan jumlah bakteri baik dalam saluran cerna. Jadi, si prebiotik FOS:GOS:1:9 ini akan difermentasikan oleh bakteri baik khusus sehingga menghasilkan short chain bacteric acid yang sangat bermanfaat tadi," tambahnya.

FOS:GOS:1:9 juga terbukti dapat meningkatkan bakteri baik lain dalam saluran cerna seperti lactobacillus dan bifidobacterium.

Frieda mengajak orang tua di Indonesia untuk mulai rutin memperkenalkan aneka makanan berserat yang baik untuk anak-anak termasuk sebagai camilan, dibandingkan memberikan makanan Ultra Processed Food (UPF) seperti wafer, biskuit dan lain sebagainya yang lebih tinggi gula.

Baca juga: Tempe disebut "makanan super" karena kandungan prebiotik dan probiotik

Baca juga: Konsumsi serat yang cukup kurangi risiko alergi pada anak

Baca juga: Manfaat probiotik dan prebiotik untuk sistem pencernaan

Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |