Jakarta (ANTARA) - Petugas Kepolisian menemukan dua botol minuman keras atau beralkohol di lokasi tenggelamnya seorang pemancing di Jalan Danau Sunter Barat, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (17/2).
“Kami sudah melakukan cek lokasi kejadian dan melakukan pencarian korban sejak Selasa sore hingga hari ini,” kata Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Tanjung Priok AKP Handam Samudro di Jakarta, Rabu.
Kedua botol minuman beralkohol tersebut ditemukan di lokasi tempat tenggelamnya korban. "Personel Piket juga ikut melakukan pencarian bersama dengan tim SAR dan BPBD di lokasi tempat korban tenggelam,” kata dia.
Sebelumnya, seorang pria yang belum diketahui identitasnya dilaporkan tercebur dan tenggelam di kali Jembatan Hitam di Jalan Danau Sunter Barat, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Selasa (17/2) pukul 18.30 WIB.
Baca juga: Dua murid SD tenggelam saat berenang di Waduk Komplek Kodamar
Handam menduga korban merupakan seorang yang sedang memancing ikan di kali tersebut.
Menurut keterangan dari saksi berinisial JP, dirinya mendengar suara teriakan dari beberapa pemancing yang berteriak minta tolong karena adanya seseorang yang tercebur saat memancing.
"Saksi lari menuju sumber suara dan menceburkan diri untuk berniat menolong, namun saksi hanya melihat gelembung dari kali tersebut," kata dia.
Kepala Seksi Operasional (Kasiops) Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu,Gatot Sulaeman mengatakan, tim gabungan masih melakukan pencarian jasad korban yang tenggelam di lokasi.
Baca juga: Tim SAR lakukan pencarian anak yang tenggelam di KBT Pulogebang
Pihaknya mengerahkan 30 personel dengan empat unit mobil serta dua perahu karet yang bertugas mencari keberadaan jasad di lokasi. "Hingga sore ini kami masih melakukan pencarian," kata Gatot.
Ia mengatakan hari ini merupakan pencarian hari kedua setelah sebelumnya pencarian dilakukan pada Selasa (17/2) dan hari ini pencarian dimulai pukul 08.42 WIB.
“Kami masih melakukan pencarian korban,” kata dia.
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































