Dispar pertahankan pengakuan internasional terhadap Meratus UGGp

36 minutes ago 4
Sertifikasi dari pengakuan internasional yang diberikan oleh UNESCO itu tidak serta-merta berlaku selamanya, dan nantinya akan ada validasi, revalidasi, evaluasi, dan salah satu upaya kita untuk menghadapi evaluasi dan revalidasi dari UNESCO

Banjarmasin (ANTARA) - Dinas Pariwisata (Dispar) Kalimantan Selatan terus berupaya mempertahankan pengakuan internasional terhadap Meratus UNESCO Global Geopark (UGGp), salah satunya melakukan kegiatan aksi kebersihan dan pelestarian di situs kerajinan purun Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru.

Kepala Dispar Kalsel, Iwan Fitriady, mengatakan aksi bersih-bersih yang dilakukan kali ini merupakan salah satu langkah nyata untuk mendukung upaya mempertahankan pengakuan internasional terhadap Geopark Meratus.

“Sertifikasi dari pengakuan internasional yang diberikan oleh UNESCO itu tidak serta-merta berlaku selamanya, dan nantinya akan ada validasi, revalidasi, evaluasi, dan salah satu upaya kita untuk menghadapi evaluasi dan revalidasi dari UNESCO. Kita ingin menunjukkan kepada UNESCO bahwa Geopark Meratus layak mendapatkan pengakuan secara internasional tersebut,” katanya di Banjarbaru, dilaporkan Selasa.

Pengakuan UNESCO yang piagamnya diserahkan langsung kepada Gubernur Kalsel pada 2025 di Prancis merupakan pencapaian besar yang harus dijaga melalui komitmen dan kerja berkelanjutan.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut melibatkan komunitas Youth Geopark dan Putra-Putri Pariwisata Kalsel untuk menumbuhkan serta menyebarluaskan semangat kepedulian terhadap lingkungan, khususnya kepada masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan situs Geopark Meratus.

“Kenapa aksinya mengambil Sapta Pesona yang ketiga, yaitu bersih-bersih? Karena, seperti kita ketahui, pelestarian destinasi wisata memerlukan peran semua pihak, terutama generasi muda. Kita berharap semangat generasi muda ini bisa ditularkan kepada yang lain, termasuk masyarakat sekitar tempat situs itu berada,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelestarian Geopark Meratus memiliki dua tujuan utama.

Pertama, menjaga dan memuliakan warisan bumi yang telah diakui dunia. Kedua, mendorong peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal di sekitar kawasan situs.

“Amanat dari UGGp Geopark Meratus itu sebenarnya, kalau kita simpulkan, ada dua. Pertama, kita bersama-sama memuliakan dan melestarikan warisan bumi. Kedua, harapannya, situs di mana lokasi itu berada bisa meningkatkan perekonomian warga lokal. Itu yang menjadi tujuan utama kita melalui kegiatan ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, Dispar Kalsel telah melaksanakan kegiatan serupa di kawasan wisata bawah Jembatan Barito, Kabupaten Barito Kuala.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga kebersihan dan kelestarian destinasi wisata di Kalimantan Selatan.

Sementara itu, kegiatan tersebut menggandeng berbagai unsur, mulai dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat, camat, generasi muda yang tergabung dalam Anjungan Putra-Putri Pariwisata Kalsel dan komunitas Youth Geopark, Bhabinkamtibmas, hingga perwakilan Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Banjarbaru.

Baca juga: Dispora Kalsel bentuk pemuda pelopor bantu lestarikan Geopark Meratus

Baca juga: Denyut kehidupan dari karst Gua Batu Hapu di perut Meratus

Pewarta: Imam Hanafi
Editor: Rini Utami
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |