Dirut IBL paparkan pertumbuhan ekosistem basket Indonesia di Makau

7 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - ​Direktur Utama Indonesian Basketball League (IBL) Junas Miradiarsyah memaparkan perkembangan signifikan ekosistem bola basket Indonesia dalam ajang EASL Asia Basketball Summit di Makau, Sabtu.

​“Indonesia saat ini berada dalam fase pertumbuhan yang sangat positif. Liga tidak hanya berkembang dari sisi kompetisi, tetapi juga dari sisi industri, mulai dari sponsorship, digital engagement dan sebagai jalur inspirasi generasi muda mendatang,” kata Junas saat memberikan paparan dalam forum internasional yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan bola basket ternama di Asia, mulai dari perwakilan B.League Jepang, Taiwan P-1, CBA China, hingga NBL dan NBA.

​Dalam forum tersebut, Junas menyoroti peningkatan kualitas kompetisi dan talenta nasional yang tumbuh secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Pertumbuhan basis penggemar serta penguatan kolaborasi dengan sektor komersial menjadi indikator utama bahwa basket Indonesia tengah menuju arah industri yang lebih mapan.

​Junas menegaskan bahwa IBL memiliki visi jangka panjang untuk menjadi salah satu liga dengan kemajuan paling pesat di kawasan Asia. Menurutnya, konsistensi dalam pengelolaan liga serta peningkatan kualitas pemain lokal menjadi kunci utama untuk membantu perkembangan industri dan kualitas talenta nasional secara berkelanjutan.

Baca juga: Dirut IBL: Format "home-away" berkembang positif sambut tahun ketiga

​Diskusi yang juga menghadirkan perwakilan B.League Nao Okamoto turut memperkaya perspektif mengenai struktur liga yang kompetitif. Hubungan antara IBL dan liga Jepang tersebut telah terjalin erat selama dua tahun terakhir sebagai mitra strategis dalam mengembangkan ekosistem basket yang lebih profesional.

​Selain fokus pada level profesional, Junas menekankan pentingnya pembangunan ekosistem yang terintegrasi sejak level akar rumput (grassroots). Ia melihat potensi besar Indonesia sebagai pasar basket yang terus berkembang, baik dari sisi pencarian bakat maupun nilai ekonomi secara global.

​Optimisme terhadap masa depan basket tanah air juga didasari oleh antusiasme generasi muda yang sangat besar terhadap olahraga ini. Junas menilai generasi saat ini memiliki lebih banyak keuntungan dan kemudahan akses dibandingkan era sebelumnya untuk membawa liga melompat lebih jauh lagi.

​“Dengan populasi besar, dukungan visi federasi, kolaborasi klub, dan dukungan stakeholder, masa depan bola basket di Indonesia sangat menjanjikan,” kata Junas.

Baca juga: IBL siapkan banyak hiburan oleh pesohor Indonesia untuk All-Star 2026

Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |