Jakarta (ANTARA) - Pelatih Olympique Marseille, Roberto De Zerbi dikabarkan berada di bawah tekanan besar dan terancam dipecat.
Mengutip laporan RMC Sport pada Jumat, posisi pelatih asal Italia itu kini berada di ujung tanduk menyusul tersingkirnya Marseille dari kompetisi Liga Champions 2025/26.
Kekalahan telak 0-3 dari Club Brugge pada Rabu lalu menjadi pukulan keras bagi Marseille sekaligus menutup kampanye Eropa mereka dengan cara yang mengecewakan.
Hasil tersebut memperparah sorotan terhadap kinerja De Zerbi, yang dinilai gagal membawa Les Phoceens bersaing secara kompetitif di Liga Champions.
Marseille sejatinya memasuki laga terakhir fase liga dengan peluang besar untuk lolos ke babak play-off. Namun, penampilan kacau melawan klub asal Belgia itu membuat mereka menyia-nyiakan kesempatan yang sepenuhnya berada di tangan sendiri.
Sempat muncul harapan bahwa Marseille tetap bisa melaju, tetapi gol telat Benfica ke gawang Real Madrid mengubah segalanya. Hasil tersebut membuat wakil Portugal itu naik ke posisi ke-24 dan menyingkirkan Marseille dari zona playoff.
Kegagalan ini mencatatkan rekor buruk bagi Marseille. Mereka menjadi klub Prancis pertama yang tersingkir pada fase ini sejak format baru Liga Champions diperkenalkan.
Ironisnya, situasi di kompetisi domestik justru terbilang positif. Marseille saat ini menempati peringkat ketiga Ligue 1 dan berada di jalur yang tepat untuk kembali tampil di Liga Champions musim depan.
Meski demikian, jajaran petinggi klub dikabarkan tengah mempertimbangkan pergantian pelatih menyusul kekecewaan besar di kompetisi Eropa.
Bila Marseille memutuskan berpisah dengan De Zerbi, pelatih berusia 46 tahun itu diprediksi tidak akan lama menganggur.
Namanya sebelumnya sempat dikaitkan dengan sejumlah klub top Eropa seperti Chelsea, Tottenham Hotspur, Manchester United, dan Liverpool.
Menariknya, tiga dari empat klub tersebut berpotensi mencari pelatih baru pada musim panas mendatang, yang membuat De Zerbi menjadi salah satu kandidat kuat bila dia benar-benar tersedia di bursa pelatih.
Baca juga: Hasil dan klasemen Liga Champions: Arsenal raih poin sempurna
Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































