Como 1907 boyong Trevoh Chalobah dari Chelsea

6 hours ago 10

Jakarta (ANTARA) - Klub Liga Italia, Como 1907 resmi memboyong bek timnas Inggris, Trevoh Chalobah dari Chelsea pada bursa transfer musim panas 2026.

Bek berusia 27 tahun itu, dalam situs resmi yang dipantau di Jakarta, Minggu (9/8), menandatangani kontrak berdurasi lima tahun sehingga Chalobah bertahan di klub Serie A tersebut hingga 2031.

Nilai transfer tidak diungkapkan secara resmi. Namun, media-media Inggris melaporkan Como membayar 30 juta euro atau sekitar Rp570 miliar, ditambah sejumlah bonus untuk mendapatkan Chalobah.

Chalobah menyambut kepindahan ke Como dengan antusias. Dia berharap pengalaman yang dimilikinya membantu klub tersebut mencatat sejarah baru.

"Saya tidak sabar untuk merasakan atmosfer luar biasa di stadion, dan terhubung dengan para penggemar. Saya akan memberikan segalanya setiap hari untuk membuat sejarah bersama," kata Chalobah.

Baca juga: Cesc Fabregas sudah punya firasat Como akan main di Liga Champions

Chalobah meninggalkan Chelsea setelah mencatatkan 47 penampilan di seluruh kompetisi pada musim lalu. Dia mencetak tiga gol dan menyumbangkan satu assist.

Kepergian Chalobah terjadi setelah Chelsea mendatangkan bek Maxence Lacroix dari Crystal Palace pada bursa transfer musim panas.

Chalobah merupakan produk akademi Chelsea. Sebelum mendapat tempat di tim utama, ia sempat menjalani masa peminjaman di Ipswich Town, Huddersfield Town, Lorient, dan Crystal Palace.

Bek kelahiran Sierra Leone tersebut kemudian menjadi bagian dari skuad utama Chelsea dan mendapatkan kesempatan memperkuat tim nasional Inggris.

Pada Piala Dunia 2026, Chalobah masuk dalam skuad Inggris asuhan Thomas Tuchel. Ia tampil dalam pertandingan perebutan tempat ketiga melawan Prancis, ketika Inggris meraih kemenangan 6-4.

Baca juga: Xabi Alonso sebut dukungan penggemar Chelsea menakjubkan di GBK

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |