Cek fakta, Prabowo angkat Haji Isam diangkat jadi koordinator penanganan karhutla di Kalimantan

9 hours ago 3

Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menarasikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menunjuk pengusaha asal Kalimantan Selatan, Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam, untuk memimpin langsung operasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan.

Unggahan tersebut juga menyebutkan bahwa personel TNI dan Polri dikerahkan untuk mendukung operasi penanganan karhutla tersebut.

Unggahan tersebut disertai narasi:

“Presiden Prabowo Subianto menunjuk Haji Isam sebagai koordinator utama dalam operasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Selatan.

Instruksi penunjukan itu diteruskan oleh Menteri Pertahanan pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Merespons mandat tersebut, Haji Isam segera berangkat menuju Banjarmasin untuk memimpin rapat koordinasi bersama unsur TNI, Polri, dan Forkopimda Kalsel, seperti dikutip dari Gurindamid.

Agenda rapat membahas hambatan yang dihadapi petugas di lapangan, salah satunya akses pemadaman di area lahan gambut yang tidak bisa dimasuki armada pemadam. Sebagai solusinya, tim menyiapkan skema pemadaman estafet dengan menyambungkan selang secara berantai agar jangkauan air lebih jauh.

Setelah itu, Haji Isam didampingi Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali melakukan peninjauan langsung ke titik api di wilayah Guntung Damar, Banjarbaru, yang lokasinya berdekatan dengan Bandara Syamsudin Noor.

Upaya pemadaman turut diperkuat dengan penambahan personel di lapangan serta pengerahan pesawat dan helikopter untuk melakukan water bombing. Pemerintah memastikan prioritas utama adalah menjamin keselamatan warga dan menekan dampak kabut asap.”

Namun, benarkah Haji Isam ditunjuk sebagai koordinator penanganan karhutla di Kalimantan Selatan?

Unggahan yang menarasikan Prabowo angkat Haji Isam diangkat jadi koordinator penanganan karhutla di Kalimantan. Faktanya, Mensesneg Prasetyo Hadi membantah informasi tersebut. (Facebook)

Penjelasan:

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah informasi bahwa Presiden Prabowo menunjuk Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam sebagai koordinator penanganan karhutla di Kalimantan.

"Tidak ada, tidak benar itu," kata Prasetyo, dilansir dari ANTARA.

Prasetyo menjelaskan bahwa pemerintah memang meminta berbagai pihak untuk ikut membantu menangani karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera dan Kalimantan.

Namun, pemerintah pusat telah menunjuk sejumlah pejabat setingkat menteri untuk menangani karhutla di wilayah yang menjadi prioritas.

Pemerintah juga meningkatkan upaya pengendalian karhutla di Sumatera dan Kalimantan dengan mengerahkan 12.880 personel untuk melakukan pemadaman, operasi modifikasi cuaca (OMC), dan pemantauan kualitas udara.

Selain itu, pemerintah memberikan perhatian khusus kepada enam provinsi yang menjadi wilayah prioritas rawan karhutla, yaitu Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Klaim: Haji Isam diangkat jadi koordinator penanganan karhutla di Kalimantan

Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |