Jakarta (ANTARA) - Produsen mobil BYD bersiap meluncurkan kendaraan elektrik plug-in (Plug-in Hybrid Electric Vehicle/PHEV) Sealion 06 DM-i varian berjangkauan jauh dalam tahun 2026.
Menurut siaran CarNewsChina pada Senin (16/2), model mobil ini dibekali dengan motor penggerak puncak 175 kW, mesin BYD472QC 1,5 L, dan opsi sistem bantuan pengemudi God’s Eye level C yang didukung LiDAR.
Varian DM-i baru yang terdaftar dengan kode BYD6480AMHEV12 ini dipasangi label energi puncak motor penggerak 175 kW, daya bersih maksimum 70 kW, berat kosong 1.930 kg, dan berat kotor desain maksimum 2.385 kg.
Jangkauan listrik murninya tercantum 143 km, yang menurut perkiraan analis setara dengan sekitar 220 km (CLTC).
Baca juga: BYD hapus Sealion 6 dari daftar kendaraan mereka di China
Konsumsi bahan bakar gabungan Sealion 06 DM-i baru tercatat 0,63 liter per 100 km, konsumsi energi listrik gabungannya 17,1 kWh per 100 km, dan konsumsi minyak-listriknya setara 2,62 liter per 100 km.
Emisi CO₂ varian baru DM-i tercatat 14,93 gram per km.
Sealion 06 terjual lebih dari 100.000 unit hanya dalam tiga bulan sejak debut, menjadikannya sebagai pemain yang menonjol di segmen SUV PHEV di China.
Mobil yang dibangun di platform e-3.0 Evo BYD ini awalnya diposisikan sebagai pengganti Song PLUS yang telah terjual jutaan unit.
Peningkatan DM-i PHEV mencakup penggabungan motor listrik 175 kW dengan mesin BYD472QC 1,5 L untuk meningkatkan efisiensi hibrida.
Model Sealion 06 EV sebelumnya memiliki motor 240 kW sebagai standar menurut pengumuman otoritas China.
Baca juga: BYD ungkap rencana boyong PHEV ke Indonesia
Baca juga: BYD bocorkan spesifikasi Seal 08 dan Sealion 08 jelang debut
Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026


















































