Jayapura, Papua (ANTARA) - Bupati Yahukimo Didimus Yahuli meminta masyarakat, terutama yang bermukim di lereng gunung, selalu waspada terhadap tingginya curah hujan, yang bisa menyebabkan terjadinya bencana alam seperti tanah longsor dan banjir.
Pemda Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, pun sudah meminta warga untuk waspada karena saat ini cuaca sedang tidak bersahabat akibat curah hujan yang mengguyur relatif tinggi.
"Apalagi rumah dan kebun sebagian besar penduduk Yahukimo berada di lereng gunung, sehingga sangat rawan bencana alam," kata Bupati Didimus saat dihubungi ANTARA dari Jayapura, Papua, Kamis malam.
Bupati mengatakan dengan waspada dampak hujan, maka dapat menghindari terjadinya korban jiwa seperti halnya yang terjadi di Distrik Lolat, yang wilayahnya terjadi tanah longsor.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu dan 19 kepala keluarga yang bermukim di lereng gunung sudah dievakuasi ke daerah yang lebih aman.
"Saya sudah ke lokasi dan menyerahkan bantuan berupa bahan makanan ke warga dan meminta mereka untuk senantiasa waspada," kata Bupati Didimus.
Ditambahkan, pihaknya terus memantau distrik-distrik yang tercatat sebanyak 51 distrik dan meminta agar terus memantau situasi di wilayahnya serta melaporkan pada kesempatan pertama.
"Mudah-mudahan curah hujan kembali normal, sehingga masyarakat dapat ke kebun untuk bercocok tanam guna memenuhi kebutuhan mereka," harap Bupati Yahukimo Didimus Yahuli.
Baca juga: Gibran tunda kunjungan ke Yahukimo karena alasan keamanan
Baca juga: Kemendagri apresiasi kecepatan Pemkab Yahukimo stabilkan keamanan
Baca juga: BNPB siapkan dukungan penanganan bencana di Yakuhimo
Pewarta: Evarukdijati
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































