Jakarta (ANTARA) - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) meluncurkan produk BSI Tabungan Umrah untuk mempermudah nasabah dalam merencanakan dan menjalankan ibadah umrah ke Tanah Suci.
Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna menyatakan, pihaknya menghadirkan produk baru tersebut sebagai solusi end-to-end bagi nasabah dalam melakukan ibadah, mulai dari menabung, membeli paket umrah, hingga melakukan transaksi pembayaran sewaktu jemaah berada di Arab Saudi.
“Insya Allah nanti ekosistemnya terintegrasi end-to-end dari menabungnya di BSI, beli paketnya (perjalanan umrah) di BSI, transaksi menggunakan kartu BSI, dan pas umrah bisa terintegrasi terus dengan ekosistem di BSI karena tabungan ini bisa terus digunakan sebagai tabungan harian,” ujarnya di Jakarta, Senin sore (23/2).
Ia menuturkan, keuntungan bagi nasabah tabungan umrah tersebut salah satunya adalah fasilitas Kartu Debit Visa Mabrur yang dapat memberikan layanan tarik tunai gratis di mesin ATM Arab Saudi, nilai kurs yang kompetitif, cashback transaksi, serta program donasi dari pembelian di merchant makanan.
Baca juga: BSI catat nilai transaksi remitansi capai Rp116 triliun per akhir 2025
Produk tabungan tersebut turut terintegrasi dengan aplikasi Bewize BSI yang memungkinkan pihak travel rekanan untuk mengelola nasabah referral, termasuk memonitor dana tabungan berdasarkan persetujuan nasabah.
Anton menyampaikan, BSI Tabungan Umrah diharapkan dapat mendorong penguatan ekosistem business-to-customer (B2C) dan business-to-business (B2B), mengingat produk tersebut tidak hanya menyasar nasabah individu, tapi juga diarahkan memperkuat ekosistem bisnis haji dan umrah secara lebih luas.
Ia menuturkan, produk tersebut dijalankan dengan akad wadiah yang ditujukan untuk perorangan dalam dua pilihan valuta, yakni rupiah (IDR) dan dolar AS (USD), tanpa adanya biaya admin.
Jika menggunakan rupiah, setoran awal minimum bagi nasabah ditetapkan sebesar Rp100 ribu, sedangkan setoran minimum selanjutnya sebesar Rp10 ribu. Nasabah diwajibkan menyisakan saldo minimum sebesar Rp50 ribu. Sementara itu, biaya penutupan rekening dikenakan sebesar Rp20 ribu.
Baca juga: Tebar promo, BSI bidik perluasan nasabah lewat program Ramadhan
Namun, jika menggunakan dolar AS, nasabah diwajibkan untuk memberikan setoran awal sebesar 10 dolar AS, dengan minimal setoran berikutnya senilai 5 dolar AS. Saldo minimum di rekening nasabah diwajibkan sebesar 10 dolar AS. Adapun biaya penutupan rekening ditetapkan senilai 5 dolar AS.
"BSI Tabungan Umrah diharapkan juga menjadi close loop pada ekosistem wisata halal dengan fitur pembelian paket umrah travel melalui BYOND by BSI, karena produk ini terintegrasi dengan fitur pembelian paket umrah melalui aplikasi BYOND by BSI," kata Anton Sukarna.
Baca juga: BSI: Pembiayaan kendaraan tumbuh 19 persen capai Rp6,41 T pada 2025
Pewarta: Uyu Septiyati Liman
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































