BRIN hadirkan peraih Nobel perkuat diplomasi sains Indonesia-Jepang

1 day ago 2

Jakarta (ANTARA) - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkuat diplomasi sains Indonesia–Jepang melalui penyelenggaraan kuliah umum internasional bersama Peraih Nobel Kimia 2025 Prof Susumu Kitagawa.

“Diplomasi sains dinilai menjadi instrumen penting untuk mendorong alih pengetahuan, meningkatkan kapasitas riset nasional, serta mempercepat pembangunan ekosistem riset dan inovasi material maju yang berdaya saing global,” kata Kepala BRIN Arif Satria usai Kuliah Umum bersama Prof. Susumu Kitagawa, Peraih Nobel Kimia 2025 di Tangerang Selatan, Rabu.

Kuliah umum internasional itu bertajuk The Usefulness of Useless: Fundamental Curiosity, Enduring Impact.

Ia menjelaskan Kitagawa merupakan ilmuwan terkemuka dunia dari Kyoto University, Jepang, yang dikenal sebagai perintis pengembangan porous coordination polymers (PCPs) atau metal–organic frameworks (MOFs).

Material berpori ini, kata dia, memiliki luas permukaan sangat tinggi dan struktur yang dapat dirancang secara presisi pada tingkat molekuler, sehingga berpotensi diaplikasikan secara luas di bidang energi, lingkungan, katalisis, pemisahan gas, hingga kesehatan.

“Jadi atas kontribusi ilmiahnya yang fundamental dalam pengembangan MOFs, Prof. Kitagawa dianugerahi hadiah Nobel Kimia Tahun 2025,” ujar Arif.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Organisasi Riset Nanoteknologi dan Material BRIN Ratno Nuryadi menyampaikan kedatangan peraih Nobel Kimia ke Indonesia menjadi kesempatan penting untuk menginspirasi periset dan mahasiswa serta memperluas jejaring kolaborasi internasional.

“Kunjungan ini juga turut membangun budaya scientific excellence dan memperkuat ekosistem riset menuju lahirnya periset Indonesia berkelas Nobel di masa depan,” ujarnya.

Melalui penyelenggaraan kuliah umum internasional itu, pihaknya menegaskan komitmen Pemerintah melalui BRIN dalam memperkuat diplomasi sains Indonesia–Jepang, meningkatkan kualitas sumber daya manusia riset, serta mendorong kolaborasi global untuk menghasilkan inovasi material maju yang berdampak bagi pembangunan nasional.

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |