BPOM siap koordinasi guna usut kasus vape etomidate selebgram Jule

4 hours ago 5

Jakarta (ANTARA) - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengatakan siap membantu apabila diperlukan baik dari sisi pengujian etomidate maupun pemberian keterangan ahli terkait kasus penyalahgunaan cairan vape atau e-cigarette oleh selebgram Jule.

"Untuk penyalahgunaan, sudah tepat ditangani oleh kepolisian yang juga berkoordinasi dengan BNN," kata Kepala BPOM Taruna Ikrar di Jakarta, Minggu.

Pihaknya terus bersinergi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Kepolisian dalam pencegahan dan penindakan penyalahgunaan narkotika melalui media rokok elektronik termasuk vape, apalagi yang ditambahkan psikotropik di dalamnya seperti etomidate.

Sebelumnya, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Polda Metro Jaya, mengamankan selebgram Julia Prastini atau dikenal dengan Jule terkait penyalahgunaan cairan e-cigarette atau vape yang mengandung zat etomidate.

Baca juga: Tes urine selebgram Jule positif konsumsi etomidate dari vape

Penangkapan ini dilakukan tim Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dalam pembongkaran dan pengembangan jaringan peredaran gelap narkotika jenis vape.

"Awalnya kita melakukan pembuntutan dari Polresta Bandara Soetta. Kita awalnya menangkap dua orang wanita berinisial RR dan RN sebagai bandar," kata Kasat Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta AKP Michael Kharisma Tandayu di Tangerang, Sabtu

Ia menjelaskan, dari penangkapan pertama yang dilakukan pada Senin (14/9), polisi mengamankan 27 buah cartridge vape yang mengandung etomidate atas kepemilikan tersangka RR dan RN.

Kemudian, lanjutnya, pengembangan terus dilakukan hingga polisi berhasil meringkus bandar utama yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal China berinisial XC.

Baca juga: BNN sebut narkotika cair jadi modus kejahatan yang diwaspadai

"Dari tangan XC, aparat menyita barang bukti tambahan berupa 71 pieces vape dengan model yang serupa," ucapnya.

Ia mengatakan, atas pengembangan itu petugas di lapangan mendapat petunjuk baru bahwa adanya transaksi dengan salah satu selebgram di sebuah apartemen di Jakarta Selatan.

"Saat penangkapan berlangsung, JP diamankan di sebuah apartemen. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan tes urine JP positif narkoba," paparnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, selebgram JP diketahui baru menggunakan vape berisi zat narkotika tersebut dalam kurun waktu dua hingga tiga minggu terakhir.

"Kepada polisi, JP mengaku menggunakannya atas alasan pribadi untuk mengatasi stres," ujarnya.

Baca juga: BNN: Narkotika cair dicampur ke "vape" jadi perhatian serius

Baca juga: WNA Malaysia ditangkap, polisi ungkap peredaran vape narkoba di Medan

Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |