BPJS Kesehatan "Goes to Campus" tumbuhkan kesadaran pentingnya JKN

5 hours ago 5

Manado (ANTARA) - BPJS Kesehatan Cabang Ternate, Maluku Utara terus berupaya meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) lewat kegiatan Goes to Campus di Fakultas Kedokteran Universitas Khairun.

"Kegiatan ini menjadi sarana edukasi dan diskusi untuk memahami program JKN, mulai dari prinsip penyelenggaraan, manfaat kepesertaan, hingga berbagai inovasi layanan digital yang dikembangkan BPJS Kesehatan untuk mempermudah akses layanan kesehatan," kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ternate dr. Meryta O. Rondonuwu, di Ternate, Kamis.

Menurut dokter Meryta O. Rondonuwu, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai generasi penerus yang nantinya akan menjadi penggerak perubahan di masyarakat, sehingga pemahaman tentang sistem JKN perlu ditanamkan sejak dini.

“Mahasiswa, khususnya mahasiswa kedokteran, merupakan calon tenaga kesehatan yang akan berhadapan langsung dengan masyarakat. Pemahaman yang baik tentang program JKN sangat penting agar mereka dapat menjadi mitra edukasi dan informasi kepada masyarakat terkait hak dan kewajiban peserta JKN,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan mengenai perjalanan program JKN yang telah memberikan perlindungan kesehatan kepada jutaan penduduk Indonesia.

Selain itu, mahasiswa juga diperkenalkan berbagai layanan digital BPJS Kesehatan yang saat ini semakin memudahkan peserta dalam mengakses layanan.

“Transformasi digital menjadi salah satu fokus BPJS Kesehatan dalam meningkatkan kualitas layanan. Saat ini masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi Mobile JKN untuk mengakses berbagai layanan administrasi, pendaftaran antrean online, perubahan data peserta, hingga melakukan skrining riwayat kesehatan secara mandiri,” kata dr. Meryta.

Menurut dia, kemajuan teknologi harus dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kemudahan layanan kesehatan, sehingga generasi muda sebagai kelompok yang dekat dengan teknologi diharapkan dapat menjadi pelopor pemanfaatan layanan digital BPJS Kesehatan.

Tidak hanya menerima materi, mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk berdialog secara langsung dengan narasumber di antaranya terkait kepesertaan, alur pelayanan kesehatan, tantangan penyelenggaraan JKN, hingga inovasi layanan.

Dokter Meryta menambahkan, kegiatan BPJS Kesehatan Goes to Campus merupakan bagian dari komitmen BPJS Kesehatan membangun komunikasi yang lebih dekat dengan kalangan akademisi.

Melalui kegiatan ini, BPJS Kesehatan berharap memperoleh masukan yang konstruktif sekaligus meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya keberlangsungan program JKN.

“Kami berharap mahasiswa tidak hanya menjadi peserta yang memahami manfaat JKN, tetapi juga mampu menjadi agen edukasi di lingkungan sekitar," katanya.

Menurut dia, informasi yang benar mengenai program JKN perlu terus disebarluaskan agar semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya perlindungan kesehatan dan memanfaatkan layanan yang tersedia secara optimal.

Melalui kegiatan BPJS Kesehatan Goes to Campus, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara dunia pendidikan dan BPJS Kesehatan dalam mendukung peningkatan literasi kesehatan masyarakat.

Dia optimistis semakin banyak generasi muda yang memahami nilai penting gotong royong dalam program JKN, maka upaya mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat, produktif, dan sejahtera dapat terus diperkuat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa edukasi kesehatan tidak hanya dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan, tetapi juga melalui lingkungan akademik sebagai pusat lahirnya generasi muda yang kritis, inovatif, dan peduli terhadap kesehatan masyarakat.

"Dengan semangat kolaborasi tersebut, BPJS Kesehatan optimistis Program JKN akan semakin dikenal, dipahami, dan didukung oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan bangsa," ujarnya.

Pewarta: Karel Alexander Polakitan
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |