BPBD Agam: 100 kepala keluarga mengungsi dampak banjir 

4 hours ago 2

Lubuk Basung (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat mencatat sebanyak 100 kepala keluarga mengungsi dampak banjir melanda Jorong Labuah, Nagari (Desa) Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Rabu sore.

"100 kepala keluarga ini mengungsi di rumah warga dan keluarga yang aman dari banjir," kata Kepala Pelaksana BPBD Agam Rahmat Lasmono didampingi Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam Abdul Ghafur di Lubuk Basung, Rabu.

Ia mengatakan ke 100 kepala keluarga tersebut mulai mengungsi ke rumah warga dan keluarga pada pukul 17.30 WIB.

Mereka mengungsi setelah air sungai batang Kumayo meluap setelah badan sungai terjadi pendangkalan dampak banjir bandang melanda daerah itu pada akhir November 2025.

Akibatnya, banjir merendam sebanyak 10 unit rumah warga dengan ketinggian mencapai 50 centimeter.

Baca juga: Satu desa di Gayo Lues Aceh kembali dilanda banjir luapan sungai

"Banjir juga menjebol dinding TK Labuah, Kecamatan Tanjung Raya," katanya.

Ia menambahkan banjir melanda Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya akibat curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu semenjak Rabu (1/4) siang.

Warga sekitar sungai langsung mengungsi, karena daerah tersebut merupakan lokasi banjir bandang terjadi pada akhir November 2025.

"Kita telah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan nagari untuk pendataan," katanya.

Ia mengimbau warga yang tinggal di lokasi aliran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan dengan cara segera mengungsi ke lokasi lebih aman saat curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu.

Begitu juga pengendara yang melewati daerah rawan longsor dari Kelok 44, Sungai Landia, Panta dan lainnya.

Baca juga: Jalan penghubung Padang-Medan tertutup longsor di Palupuh Agam

Baca juga: Warga Agam lewati material banjir bandang demi bersilaturahmi Lebaran

Pewarta: Altas Maulana
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |