BNPP matangkan reaktivasi PLB Temajuk perkuat konektivitas perbatasan

1 week ago 8

Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI mematangkan persiapan soft launching pengaktifan kembali perlintasan Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk, Kalimantan Barat-Telok Melano, Malaysia.

Persiapan itu dilakukan melalui koordinasi bersama Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Provinsi Kalimantan Barat dan sejumlah kementerian/lembaga serta instansi terkait pada Jumat (24/7).

BNPP RI dikutip dari keterangan di Jakarta, Minggu menyatakan persiapan soft launching perlu diawali dengan penyusunan proposal yang akan disampaikan kepada Ketua Delegasi Indonesia dan Ketua Delegasi Malaysia sebagai dasar pelaksanaan reaktivasi perlintasan RI-Malaysia melalui Temajuk-Telok Melano.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat pembukaan kembali konektivitas lintas batas sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi, sosial, dan pariwisata di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia.

Dalam pembahasan tersebut, BNPP RI menegaskan bahwa persiapan soft launching perlu diawali dengan penyusunan proposal yang akan disampaikan kepada Ketua Delegasi Indonesia dan Ketua Delegasi Malaysia sebagai dasar pelaksanaan reaktivasi perlintasan RI-Malaysia melalui Temajuk-Telok Melano.

Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama BNPP RI Budi Setyono mengatakan proposal tersebut akan menjadi acuan bersama dalam menyusun rangkaian kegiatan pembukaan kembali jalur lintas batas kedua negara.

"Soft launching ini perlu dipersiapkan secara matang melalui penyusunan proposal yang akan disampaikan kepada Ketua Delegasi Indonesia dan Ketua Delegasi Malaysia sebagai rancangan pelaksanaan reaktivasi perlintasan Indonesia-Malaysia melalui Temajuk-Telok Melano," ujar Budi.

Ia menjelaskan agenda utama yang direncanakan meliputi pelaksanaan soft launching sekaligus deklarasi pembukaan kembali perlintasan Indonesia-Malaysia.

Momentum tersebut akan ditandai dengan penandatanganan deklarasi pembukaan perlintasan serta pelepasan pelintas pertama yang menggunakan cap PLB. Selain seremoni utama, BNPP RI juga mengusulkan agar kegiatan tersebut dirangkaikan dengan sport tourism 5K fun run dan expo UMKM.

Kedua agenda tersebut diharapkan mampu melibatkan masyarakat dari Indonesia dan Malaysia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, promosi produk unggulan daerah serta memperkuat interaksi sosial masyarakat di kawasan perbatasan.

"Kami berharap momentum reaktivasi perlintasan ini tidak hanya menjadi seremoni pembukaan, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kegiatan yang mendorong pariwisata, pemberdayaan UMKM, dan penguatan hubungan antarmasyarakat di kawasan perbatasan," kata Budi.

Dalam forum tersebut, BNPP RI juga menerima berbagai masukan teknis dari instansi terkait. Salah satunya berasal dari Bea Cukai Sintete yang mengusulkan agar PLB Temajuk dilengkapi sarana dan prasarana pendukung berupa mesin X-Ray guna memperkuat aspek pelayanan serta pengawasan lalu lintas barang di kawasan perbatasan.

Ke depan, pembahasan lanjutan mengenai reaktivasi perlintasan Temajuk-Telok Melano dijadwalkan kembali pada perundingan Sosek Malindo yang akan berlangsung pada akhir Juli 2026 mendatang.

Melalui koordinasi yang terus diperkuat bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan, BNPP RI mengharapkan pengaktifan kembali PLB Temajuk-Telok Melano dapat segera terwujud sebagai pintu konektivitas yang aman dan tertib, sekaligus membuka peluang baru bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia.

Adapun, pembahasan itu dipimpin oleh Budi Setyono serta dihadiri Kepala BPPD Kalimantan Barat, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Barat, Dandim Sambas, Kepala BPPD Kabupaten Sambas, Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sambas, Kepala PLBN Aruk, Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Kalimantan Barat, Lintas Komite Kerja (LKK) Entikong, Kantor Imigrasi Sambas, dan Bea Cukai Sintete.

Baca juga: BNPP: PLBN Seimanggaris membuka akses ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA

Baca juga: BNPP petakan 27 jalur tidak resmi di perbatasan RI-Timor Leste

Pewarta: Benardy Ferdiansyah
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |