Manado (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan tinggi gelombang di lima perairan Sulawesi Utara (Sulut) dan sekitarnya mencapai 2,5 meter.
"BMKG mengeluarkan peringatan dini tinggi gelombang hingga 15 Februari 2026," kata Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Bitung Ricky D Aror di Manado, Kamis.
Baca juga: BMKG ingatkan potensi gelombang tinggi di Sulut hingga 7 Januari
Ketinggian gelombang antara 1,25 meter hingga 2,5 meter (sedang) tersebut diperkirakan terjadi di perairan Laut Sulawesi bagian tengah hingga timur, serta perairan Laut Maluku.
Begitu juga dengan perairan Kabupaten Kepulauan Talaud, perairan Kabupaten Kepulauan Sangihe dan perairan Kabupaten Siau-Tagulandang-Biaro (Sitaro).
Ricky menjelaskan pada umumnya angin di utara Sulawesi dominan bertiup dari timur laut dengan kecepatan rata-rata antara 10 - 25 knot.
Kecepatan angin tersebut diperkirakan terjadi di hampir seluruh wilayah perairan utara Sulawesi.
Kecepatan angin tertinggi, kata dia, berpeluang terjadi di perairan utara Kabupaten Kepulauan Sangihe dan perairan Kabupaten Kepulauan Talaud.
Baca juga: BMKG: Waspada gelombang tinggi hingga 2,5 meter di perairan Sulut
Baca juga: BMKG: Waspada gelombang hingga 2,5 meter di perairan kepulauan Sulut
Kecepatan angin, kata Ricky, dapat menyebabkan terjadinya peningkatan tinggi gelombang di wilayah tersebut.
Dia berharap warga berhati-hati dan memperhatikan keselamatan bila melakukan aktivitas di wilayah perairan dengan tinggi gelombang kategori sedang tersebut.
Pewarta: Karel Alexander Polakitan
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































