Bengkulu bangun 172 kilometer jalan topang agenda nasional dari daerah

3 hours ago 1
Melalui program "jalan mulus”, pemerintah provinsi melakukan langkah berani dengan mengalokasikan hampir Rp600 miliar dari APBD 2025. Dana tersebut dikucurkan untuk memulihkan 22 ruas jalan provinsi yang tersebar di sembilan kabupaten dan satu kota

Bengkulu (ANTARA) - Di sejumlah ruas jalan provinsi di Bengkulu, perubahan itu terlihat jelas. Jalur yang sebelumnya bergelombang dan berlubang mulai tergantikan oleh hamparan aspal baru.

Kendaraan yang dahulu harus memperlambat laju kini dapat melintas lebih stabil. Waktu tempuh antarkabupaten pun perlahan menyusut.

Bagi masyarakat, jalan provinsi bukan sekadar lintasan penghubung wilayah administratif. Jalan ini merupakan jalur utama distribusi barang, mobilitas aktivitas warga, akses pendidikan, hingga konektivitas menuju fasilitas sosial dan kesehatan rujukan.

Secara geografis, Bengkulu berada di pesisir barat Pulau Sumatera yang berbatasan dengan Sumatera Barat di utara, Jambi dan Sumatera Selatan di timur, serta Lampung di selatan.

Di sisi barat, wilayah ini menghadap langsung ke Samudera Hindia dengan garis pantai lebih kurang terhampar sepanjang 525 kilometer. Bentang alam provinsi yang kini berjuluk Bumi Merah Putih itu lebih didominasi jajaran Bukit Barisan, yang menjadikan konektivitas sebagai tantangan tersendiri.

Jalan provinsi memegang peran strategis karena menjadi penghubung antarwilayah utama dan simpul distribusi regional. Ketimpangan ekonomi seringkali bermula dari akses yang terputus.

Ketika jalan rusak, biaya logistik melonjak, harga barang menjadi tidak kompetitif, dan pelayanan publik melambat. Dalam konteks itulah infrastruktur jalan menjadi lebih dari sekadar proyek fisik. Ketimpangan ekonomi pun seringkali bermula dari akses yang terputus.

Pemerintah Provinsi Bengkulu periode 2025–2030 kemudian menetapkan penyelesaian persoalan akses sebagai prioritas kebijakan. Fokusnya jelas tentang memperkuat jalan provinsi sebagai tulang punggung mobilitas daerah.

Melalui program "jalan mulus”, pemerintah provinsi melakukan langkah berani dengan mengalokasikan hampir Rp600 miliar dari APBD 2025. Dana tersebut dikucurkan untuk memulihkan 22 ruas jalan provinsi yang tersebar di sembilan kabupaten dan satu kota.

Anggaran itu menjadi yang terbesar dialokasikan sebagai biaya pembangunan infrastruktur jalan periode satu tahun sepanjang Bengkulu menjadi provinsi otonom sejak 18 November 1968.

Dari program tersebut, terealisasi pembangunan dan peningkatan kualitas jalan provinsi sepanjang lebih kurang 172 kilometer. Ruas-ruas prioritas yang menjadi kewenangan provinsi diperbaiki dan ditingkatkan agar konektivitas antarwilayah semakin mantap.

Setelah rampung, sejumlah jalur strategis kini mampu menopang arus kendaraan dengan lebih baik. Namun pembangunan ini tidak berhenti pada penyelesaian persoalan akses semata.

Dukungan infrastruktur

Editor: Sapto Heru Purnomojoyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |