Jakarta (ANTARA) - Baznas RI telah menyalurkan berbagai bentuk bantuan kemanusiaan kepada 142.079 penyintas bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
"Hingga awal Februari ini sebanyak 142.079 jiwa telah merasakan manfaat langsung dari penyaluran bantuan Baznas," kata Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan melalui keterangan di Jakarta, Rabu.
Saidah menjelaskan jumlah penerima manfaat tersebut merupakan akumulasi dari layanan darurat yang diberikan oleh Baznas RI selama masa tanggap darurat hingga masa pemulihan dan masih terus bertambah.
Bantuan meliputi pemberian makanan melalui pendirian dapur umum di lokasi bencana, mendirikan dapur air bersih, layanan kesehatan, hingga dukungan psikososial.
"Itu yang kami lakukan selama masa tanggap darurat bekerja sama dengan Baznas daerah, mitra kemanusiaan dan pemda setempat," ujarnya.
Saidah juga menjelaskan pihaknya membuat program untuk masa pemulihan yakni program kembali ke masjid, kembali ke sekolah, dan membangun hunian tetap (huntap) untuk korban bencana banjir di tiga provinsi tersebut.
"Yang kita lakukan melakukan pemulihan masjid-masjid yang ada di daerah bencana, bukan hanya recovery, kita juga siapkan alat ibadahnya. Kemudian kita juga mendistribusikan 30 ribu seragam sekolah termasuk sepatu, tas, buku, semua kita siapkan supaya anak-anak punya hak untuk kembali melanjutkan pendidikan dengan baik," ucap Saidah.
Baca juga: Baznas RI bangun huntap untuk penyintas bencana di Tapanuli Selatan
Menurut Saidah, Baznas RI telah menyiapkan sebanyak Rp80 miliar dana bantuan yang dititipkan masyarakat Indonesia melalui Baznas RI.
Dana sebesar Rp80 miliar tersebut dikhususkan untuk masa pemulihan pascabencana banjir termasuk pembangunan huntap di Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara.
Saidah mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam membantu para korban bencana Sumatera melalui zakat, infak, dan sedekah.
Diketahui, di Provinsi Aceh, Baznas telah menjangkau 62.347 penerima manfaat yang tersebar di 11 kabupaten/kota dan 40 kecamatan. Bantuan difokuskan pada penyediaan 26 dapur umum, pendistribusian 2.488 paket logistik keluarga, 684 pasien layanan kesehatan, mendirikan masjid darurat, dan MCK darurat, serta dukungan kebutuhan dasar lainnya bagi warga terdampak banjir dan longsor.
Sementara itu, di Sumatera Utara, Baznas menyalurkan bantuan kepada 37.960 penerima manfaat di 9 kabupaten/kota dan 32 kecamatan. Layanan yang diberikan meliputi distribusi 1.769 makanan siap santap, 1.769 pasien penerima pengobatan gratis, membangun masjid darurat, MCK darurat, penyediaan air bersih, serta bantuan obat-obatan dan hygiene kit bagi masyarakat di lokasi pengungsian maupun daerah terdampak langsung.
Adapun di Sumatera Barat, jumlah penerima manfaat mencapai 41.772 jiwa yang tersebar di 11 kabupaten/kota dan 44 kecamatan. Baznas mengoperasikan dapur umum dengan mendistribusikan 16.945 porsi makanan siap santap setiap hari, menyalurkan 3.500 paket logistik keluarga, serta membuka layanan kesehatan dan dukungan psikososial untuk membantu pemulihan masyarakat pascabencana.
Baca juga: Penyintas bencana di Hutanabolon sambut gembira bantuan masjid Baznas
Baca juga: Baznas bantu 100 sapi untuk Tradisi Meugang korban bencana Aceh
Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































