Bapanas perkuat pemahaman siswa soal konsumsi pangan yang seimbang

1 week ago 7

Jakarta (ANTARA) - Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperkuat pemahaman siswa tentang pentingnya keseimbangan gizi melalui skema B2SA (Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman) guna mendorong pola konsumsi sehat sejak usia dini di sekolah.

Direktur Penganekaragaman Konsumsi Pangan Bapanas Rinna Syawal menegaskan edukasi B2SA di lingkungan sekolah merupakan langkah strategis untuk membangun kesadaran gizi sejak usia dini.

"Upaya ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas konsumsi pangan masyarakat serta mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia," kata Rinna dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Bapanas bersama Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang melakukan sosialisasi dan edukasi pola pangan Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) kepada 1.000 siswa SMPN 18 Kota Tangerang.

Ia menyampaikan penerapan B2SA tidak harus mahal, namun perlu pemahaman tentang komposisi pangan yang tepat dan pemanfaatan sumber daya pangan lokal. Dengan pola konsumsi yang beragam dan seimbang, ketahanan pangan keluarga dapat diperkuat sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak Indonesia.

Melalui edukasi B2SA, lanjut Rinna, Bapanas menanamkan kebiasaan konsumsi pangan yang baik sejak dini agar anak-anak memahami makan bukan hanya sekadar kenyang, tetapi harus memenuhi prinsip beragam, bergizi seimbang, dan aman.

"Dari sinilah lahir generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” tegas Rinna.

Pola Pangan B2SA merupakan konsep konsumsi pangan yang mendorong masyarakat mengonsumsi aneka ragam sumber pangan dengan komposisi gizi seimbang dan terjamin keamanannya.

"Prinsip ini menekankan keseimbangan karbohidrat, protein, sayur, dan buah untuk mendukung kesehatan dan produktivitas," ucap Rinna.

Patra Perdana, siswa kelas VII SMPN 18 Kota Tangerang mengaku dirinya kini memahami bagaimana mengkonsumsi makanan yang seimbang sehingga dapat menjaga kesehatan tubuh,

Menurutnya kegiatan itu menjadi momen pertama bersama teman-temannya untuk memahami bahwa makan bukan sekadar soal kenyang, tetapi tentang keseimbangan gizi untuk masa depan yang lebih sehat.

“Melalui acara ini kami akhirnya mengetahui yang namanya B2SA atau keseimbangan dalam porsi makan, kita memerlukan keseimbangan dalam gizinya antara karbohidrat, protein, buah-buahan dan sayuran agar asupan gizi kami terpenuhi secara seimbang," kata Patra.

Sementara itu, Kepala SMPN 18 Kota Tangerang, Puji Priyanto menyambut baik kegiatan tersebut dan menilai edukasi mengenai keberagaman pangan sangat penting diberikan sejak dini.

Menurut Puji pemahaman tentang aneka ragam bahan makanan menjadi fondasi bagi anak-anak dalam membangun pola makan yang sehat dan seimbang dalam mendukung tumbuh kembang yang optimal.

"Keanekaragaman makanan itu juga perlu untuk disampaikan kepada siswa dan siswi kita, yang mana itu merupakan suatu keharusan agar anak-anak kita itu mengenali bahan makanan, sehingga dapat menyeimbangkan pola makannya untuk tumbuh dan kembangnya," kata Puji.

Baca juga: Bapanas: Satgas Saber tangani daerah defisit-fluktuatif harga pangan

Baca juga: Bapanas pastikan kelancaran proses ekspor beras haji ke Arab Saudi

Baca juga: Bapanas pastikan harga beras SPHP dan Minyakita di Nabire sesuai HET

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |