Jakarta (ANTARA) - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk memperkenalkan produk reksa dana yang memberi kesempatan bagi nasabah untuk turut berkontribusi dalam program sedekah pemberangkatan umrah bagi kaum duafa dengan investasi mulai dari Rp100.000.
Produk Reksa Dana Insight Haji Syariah (I-Hajj Syariah Fund) dihadirkan dalam program bertajuk "Investasi Insight, Berkah Dunia dan Akhirat", bekerja sama dengan PT Insight Investments Management (IIM) sebagai manajer investasi dan FUNDtastic sebagai agen penjual efek reksa dana (APERD).
"Konsep ini menjadikan aktivitas investasi sebagai sarana berbagi," kata Direktur Bank Muamalat Ricky Rikardo Mulyadi, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Selain berpeluang memperoleh return investasi sesuai prinsip syariah, Ricky menambahkan bahwa nasabah berkesempatan berbagi kebaikan dengan membantu mereka yang telah banyak memberi manfaat bagi sesama, tetapi belum mampu menunaikan ibadah umrah.
Dari partisipasi nasabah tersebut, setiap tahunnya Bank Muamalat bersama mitra akan memberangkatkan jemaah umrah duafa yang dinilai inspiratif dan memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar.
Adapun secara khusus pada tahun ini, pemberangkatan jemaah umrah dijadwalkan pada 1 Ramadan 1447 H, yakni hari pertama pelaksanaan ibadah puasa Ramadan di Tanah Suci.
Menurut Ricky, inisiatif ini sejalan dengan visi Bank Muamalat dalam mengembangkan ekosistem keuangan syariah yang menyeluruh dan menciptakan kemaslahatan bagi umat.
"Investasi syariah bukan semata soal angka dan return. Tapi bagaimana harta yang dikelola dapat membawa maslahat, keberkahan, dan nilai ibadah. Melalui kolaborasi dengan IIM dan FUNDtastic, kami ingin menghadirkan investasi yang bermakna bagi dunia dan akhirat," kata Ricky.
Direktur IIM Ria M Warganda menjelaskan Reksa Dana Insight Haji Syariah dikelola sesuai prinsip syariah serta dirancang untuk membantu nasabah merencanakan target keuangan secara lebih terstruktur.
Menurutnya, sinergi IIM dengan Muamalat dan FUNDtastic diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap investasi syariah sebagai instrumen yang aman, terjangkau, dan relevan dengan nilai-nilai keberkahan.
"Melalui pendekatan kolaboratif ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang memahami bahwa investasi syariah dapat dijalankan secara disiplin dan inklusif, sekaligus memberikan nilai tambah, baik secara finansial maupun sosial," kata Ria.
Sementara itu, Direktur Utama FUNDtastic+ Eri Primaria memastikan kemudahan akses pembelian produk melalui jaringan Bank Muamalat, sehingga investasi syariah dapat dijangkau oleh lebih banyak lapisan masyarakat di tanah air.
Sejalan dengan komitmen menghadirkan layanan yang praktis dan inklusif, Bank Muamalat memberikan kemudahan akses investasi reksa dana syariah melalui aplikasi Muamalat DIN (MDIN).
Melalui MDIN, nasabah dapat melakukan seluruh proses investasi secara digital, mulai dari pendaftaran, pembelian, penjualan, hingga pemantauan kinerja investasi secara real-time, kapan pun dan di mana pun, tanpa harus datang ke kantor cabang.
Dengan kolaborasi strategis ini, Bank Muamalat berharap dapat terus memperkuat literasi dan inklusi investasi syariah, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa berinvestasi dapat menjadi jalan kebaikan yang memberi dampak luas, baik keuntungan di dunia maupun pahala di akhirat.
Baca juga: Bank Muamalat genjot bisnis pembiayaan emas lewat mobile banking
Baca juga: Bank Muamalat: Tabungan iB Hijrah Prima Berhadiah bantu korban bencana
Baca juga: Bank Muamalat tegaskan telah berkontribusi Rp1 triliun kepada BPKH
Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































