Jakarta (ANTARA) - Atlet panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Darmawulan membidik prestasi di level yang lebih tinggi setelah sukses meraih medali emas nomor lead climbing putra pada cabang olahraga panjat tebing di SEA Games 2025.
“SEA Games 2025 menjadi awal dari pencapaian besar yang ingin saya raih, yaitu Kejuaraan Dunia, Kejuaraan Asia, hingga Olimpiade," kata Ardana Cikal Darmawulan dalam konferensi pers ajang South East Asia (SEA) Boulder League di Jakarta, Sabtu.
Dia mengungkapkan bahwa keberhasilan di ajang multicabang olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut merupakan buah dari proses panjang menekuni panjat tebing sejak usia sekitar delapan tahun.
Atlet berusia 15 tahun itu mengaku bersyukur dapat mewujudkan mimpinya menjadi juara di panggung internasional. Meski demikian, Ardana menegaskan bahwa ia belum sepenuhnya puas dengan pencapaian di level Asia Tenggara.
Dengan usia yang masih sangat muda, Ardana bertekad untuk terus berlatih dan mengasah kemampuannya agar suatu hari mampu mengharumkan nama Indonesia di panggung yang lebih besar, baik di tingkat Asia maupun dunia.
Baca juga: SEA Boulder League digelar di Jakarta diikuti 180 atlet
“Saya berharap bisa memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masa depan panjat tebing Indonesia, terutama di nomor lead dan boulder,” katanya.
Selain itu, Ardana juga menjadi salah satu atlet yang ambil bagian dalam ajang SEA Boulder League yang digelar oleh Boulder Planet Indonesia di Jakarta pada 14–15 Februari.
Kompetisi tersebut diikuti oleh sekitar 180 atlet putra dan putri dari 13 negara, dengan lebih dari 80 persen peserta berasal dari Indonesia. Selain Ardana, atlet asal Thailand Auswin Aueareechit, peraih medali emas nomor bouldering putra SEA Games 2025, juga turut ambil bagian dalam ajang ini.
Bagi Ardana, keikutsertaannya dalam SEA Boulder League pada seri pertama di Jakarta (selanjutnya akan digelar di Malaysia dan Filipina) menjadi bagian dari persiapan menghadapi berbagai kompetisi yang akan berlangsung sepanjang Mei hingga Desember mendatang.
Baca juga: Banyak atlet panjat tebing Indonesia ditawari negara lain
Baca juga: Bouldering jadi pekerjaan rumah panjat tebing Indonesia
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































