Anggota Komisi VII nobar “Garuda Di Dadaku” dukung animasi lokal

5 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Demokrat Dina Lorenza menyatakan dukungannya terhadap film animasi karya animator lokal berjudul “Garuda di Dadaku" dengan menghadiri screening film bersama jajaran Kabinet Merah Putih dan Kementerian Ekonomi Kreatif.

Dina mengatakan Komisi VII selalu memberikan dukungan kepada kreativitas anak bangsa dalam industri kreatif dalam hal ini berupa film animasi yang telah memiliki kekayaan intelektual yang sudah dikenal luas oleh masyarakat.

"Mendukung banget, pasti,” kata Dina kepada ANTARA usai screening film "Garuda di Dadaku” di Jakarta, Kamis.

Baca juga: Momen piala dunia bisa perkuat IP animasi "Garuda di Dadaku"

Dina menjelaskan film tersebut sarat akan makna dan pesan-pesan nasionalisme serta sportivitas yang patut dicontoh oleh anak muda zaman sekarang.

Bahwa dalam pertemanan tidak bisa egois dan harus menjunjung sportivitas saat bermain terutama olahraga.

“Filmnya menarik, bagus dan banyak pelajaran bahwa ternyata dalam satu olahraga pasti nggak bisa sendiri, dia harus nggak boleh selfish, harus kebersamaan,” kata Dina.

Baca juga: Film animasi Garuda di Dadaku bawa hal baru dari versi live-action

Ia mengatakan karakter Putra dalam film animasi ini dapat memberikan pelajaran untuk menerima kesalahan karena dapat menjadi jalan untuk mencapai kesuksesan.

Komisi VII DPR RI memiliki peran strategis dalam mendorong kebijakan yang berpihak pada pengembangan industri kreatif, termasuk perfilman. Hal ini juga berkaitan dengan kemitraan kerja DPR dengan Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, yang bertugas memperkuat sektor ekonomi kreatif nasional.

Baca juga: Isyana Sarasvati nyanyikan soundtrack film animasi Garuda di Dadaku

Dukungan terhadap perfilman nasional harus dilakukan secara komprehensif. Selain kebijakan pemerintah, diperlukan pula kolaborasi antara sineas, pelaku industri, investor, serta masyarakat sebagai penonton.

Dalam berita yang disiarkan sebelumnya, Ketua Panitia Kerja (Panja) Perfilman Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga menilai industri perfilman nasional saat ini memiliki peluang besar untuk berkembang. Dukungan kebijakan yang tepat dapat memperkuat ekosistem kreatif dari hulu hingga hilir.

Baca juga: Kemenekraf dukung animasi 'Garuda di Dadaku' bukti IP berkelanjutan

Baca juga: Film animasi "Garuda di Dadaku" dijadwalkan tayang tahun 2026

Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |