Akuatik Indonesia kaji pembentukan asosiasi polo air

3 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Pengurus Besar (PB) Akuatik Indonesia segera mengkaji pembentukan asosiasi polo air sebagai organisasi tersendiri yang tetap berada di bawah Federasi Akuatik Indonesia, guna memperkuat pembinaan dan keberlanjutan cabang olahraga beregu tersebut.

Ketua Umum PB Akuatik Indonesia Anindya Novyan Bakrie mengatakan usul itu menjadi salah satu sorotan utama dalam rapat kerja nasional (rakernas) yang digelar selama 2 hari terakhir.

"Polo air ini bisa dibilang sepak bolanya air, karena itu dibutuhkan fokus yang lebih khusus agar keberlanjutannya terjaga, baik dari sisi pembinaan, pendanaan, maupun pengembangan prestasi," kata dia setelah menutup Rakernas Federasi Akuatik Indonesia 2026 di Jakarta, Sabtu.

Menurut dia, karakter polo air cukup berbeda dengan disiplin cabang yang lain, seperti renang, renang indah, loncat indah, dan open water swimming.

Menurut dia, kajian tersebut juga didorong oleh pencapaian prestasi polo air nasional yang dinilai konsisten dan telah membanggakan bangsa dan negara.

Indonesia meraih medali emas pada kejuaraan di Filipina, medali perak dan perunggu pada beberapa kejuaraan terakhir.

Oleh sebab itu, dia optimistis pengkajian sekaligus pembentukan asosiasi tersebut bisa terealisasi tahun ini.

Baca juga: Tim polo air putri Indonesia amankan perunggu

Anindya menambahkan, selain pembahasan polo air, rakernas juga mengapresiasi hasil pembinaan atlet yang mulai terlihat pada SEA Games 2025 Thailand.

Para pengurus provinsi menilai perenang-perenang muda yang tampil dalam SEA Games lalu dapat menjadi modal menuju Asian Games 2026, kejuaraan-kejuaraan dunia pada 2027, hingga Olimpiade Los Angeles 2028.

Keberhasilan pembinaan itu disebut sebagai hasil program student athlete yang mengirim atlet muda menimba ilmu dan berlatih di Amerika Serikat, Kanada, dan Australia, dengan dukungan sektor swasta.

Rakernas juga menyoroti penguatan kualitas pelatih agar berstandar internasional, seiring relasi erat Akuatik Indonesia dengan World Aquatics.

PB Akuatik Indonesia menerima masukan terkait pemenuhan nutrisi atlet serta pemanfaatan sport science dan data untuk meningkatkan performa mereka.

"Semua ini bagian dari upaya menyeluruh agar prestasi akuatik Indonesia terus meningkat dan berkelanjutan," kata dia.

Baca juga: Jason ingin hadiahkan bonus SEA Games 2025 untuk orang tua

Pewarta: Donny Aditra
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |