Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyampaikan bahwa peluncuran Peta Jalan (Roadmap) Bersama ASEAN-SEAMEO tentang Pendidikan dan Pengasuhan Anak Usia Dini di Asia Tenggara merupakan wujud komitmen Pemerintah Indonesia memperkuat layanan PAUD.
"Program ini menunjukkan komitmen Pemerintah Indonesia, terutama yang berkaitan dengan pelayanan pendidikan dan pemberian perlindungan bagi anak-anak usia dini," kata Mu'ti dalam acara Peluncuran Peta Jalan (Roadmap) Bersama ASEAN-SEAMEO tentang Pendidikan dan Pengasuhan Anak Usia Dini di Asia Tenggara yang digelar di Jakarta, Kamis.
Selain itu, lanjut dia, kehadiran peta jalan bersama tersebut juga sejalan dengan program wajib belajar selama 13 tahun dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
"Ini juga sejalan dengan program Bapak Presiden tentang wajib belajar 13 tahun, yang dimulai dari taman kanak-kanak dan Program Makan Bergizi Gratis yang diberikan untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak, baik mereka yang belajar di jenjang pendidikan formal maupun mereka yang belajar di masa-masa prasekolah," ucapnya.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dikdasmen) Gogot Suharwoto menyampaikan bahwa peta jalan bersama itu memuat tujuh hal penting bagi anak usia dini.
Baca juga: Kemendikdasmen: Investasi PAUD strategi cerdas bangun SDM unggul
Hal-hal penting tersebut meliputi peningkatan layanan akses terhadap pendidikan usia dini, peningkatan kualitas layanan pembelajaran usia dini, dan penguatan sumber daya manusia yang mencakup kepala sekolah PAUD, guru, pengawas, daycare, serta penguatan kemitraan.
"Penguatan mitra di Indonesia karena lembaga PAUD ini kebanyakan 95 persen swasta, jadi harus kita libatkan kemitraan," ucapnya.
Kemudian, Gogot melanjutkan hal kelima yang harus diberikan kepada anak usia dini adalah penguatan pengasuhan. Kemudian yang keenam adalah pemanfaatan teknologi.
"Kami sudah memberikan perangkat interaktif digital, papan interaktif digital di 64 ribu lembaga PAUD di seluruh Indonesia," ujar dia.
Berikutnya ketujuh yang penting diberikan kepada anak usia dini adalah pendanaan untuk PAUD.
Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































