485 lansia di Kota Kediri dapat bantuan PKH Plus

2 weeks ago 7

Kediri (ANTARA) - Sebanyak 485 warga lanjut usia (lansia) di Kota Kediri, Jawa Timur, mendapatkan dana bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I.

Kepala Dinas Sosial Kota Kediri Imam Muttakin menjelaskan, total penerima PKH Plus 2026 sebanyak 485 orang. Dengan rincian 436 penerima lama dan 49 orang penerima baru. Data tersebut diambil dari daftar PKH dengan kriteria usia di atas 70 tahun dan dalam kondisi paling membutuhkan.

“Untuk pengusulannya dilakukan kelurahan yang diverifikasi pendamping PKH dan selanjutnya diusulkan ke Provinsi Jawa Timur disertai pengantar dari dinas sosial,” katanya di Kediri, Senin.

Ia mengemukakan mekanisme penyaluran dilakukan setiap tiga bulan sekali sebesar Rp500 ribu per penerima. Penerima bantuan mengambil secara langsung dana bantuan tersebut, sehingga bisa sesuai dengan data.

Dalam teknis pengambilan bantuan dari program itu, kata dia, juga ada kemudahan. Jika sebelumnya penerima tidak boleh KK tunggal, kini penerima lebih global.

“Tahun sebelumnya, penerima tidak boleh Kartu Keluarga tunggal. Sedangkan tahun ini persyaratan penerima adalah lansia secara umum, tidak memandang Kartu Keluarga,” kata dia.

Imam menjelaskan, penerima bantuan memang datang langsung ke Bank Jatim.

Dalam kegiatan ini, Dinas Sosial Kota Kediri melakukan pengawasan dan monitor agar penyaluran PKH dapat berjalan lancar dan tepat sasaran, sebab sasaran program adalah lansia.

Baca juga: Trenggalek lanjutkan penyaluran bantuan PKH plus kepada 213 lansia

Berbagai sumber daya dikerahkan untuk membantu mobilisasi penerima, termasuk TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan), Tim Reaksi Cepat (TRC), dan pendamping PKH.

Mereka juga harus harus menyertakan kelengkapan dokumen saat mengambil dana bantuan.

“Adapun syarat pengambilan bantuan, para penerima harus membawa buku tabungan dan KTP asli. Jika diwakilkan, wajib menyertakan surat kuasa dari kelurahan setempat,” kata dia.

Imam berharap adanya bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para lansia untuk memenuhi kebutuhan nutrisi serta kebutuhan harian lainnya. Terutama pada bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Gunakan bantuan ini dengan bijak, mungkin untuk memenuhi kebutuhan pokok dan mendukung kesejahteraan maupun gizi yang lebih layak,” kata Imam.

Sementara itu, salah satu penerima bantuan, Damis warga Kelurahan Pojok, Kota Kediri mengaku telah menerima bantuan ini sebanyak empat kali (untuk 12 bulan) dan menyebut proses pencairan selama ini berjalan lancar tanpa kendala.

“Alhamdulillah lancar, petugas juga membantu. Bantuan ini sangat berguna karena saya sudah tidak bekerja. Biasanya untuk beli beras dan kebutuhan sehari-hari,” tuturnya.

Baca juga: Pemkab Situbondo salurkan bansos kepada 1.513 lansia

Lansia berusia 74 tahun tersebut berharap program ini ke depan semakin tepat sasaran, khususnya bagi lansia yang sudah tidak bekerja dan dalam kondisi sakit.

Pewarta: Asmaul Chusna
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |