Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 421.869 wisatawan mengunjungi Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, pada masa libur Lebaran, berdasarkan rekapitulasi data harian sejak 22 hingga 29 Maret 2026.
"Pergerakan pengunjung selama periode Idul Fitri 2026 tercatat mencapai 421.869 orang," kata Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang saat dihubungi di Jakarta, Senin.
Dia mengatakan berdasarkan data yang dihimpun, jumlah pengunjung tertinggi terjadi pada 23 Maret dengan total 80.790 orang. Angka ini menjadi puncak pergerakan selama periode tersebut.
Lalu, disusul pada 22 Maret dengan jumlah pengunjung tercatat sebanyak 72.311 orang, kemudian 24 Maret sebanyak 69.890 orang.
"Secara keseluruhan, data tersebut menunjukkan angka melebihi prediksi pengelola dimana ditargetkan 400.000 pengunjung selama masa libur Lebaran," ujar Bambang.
Baca juga: Ketua DPRD minta kebersihan Ragunan dipertahankan saat libur Lebaran
Sebelumnya, pengelola Taman Margasatwa Ragunan memprediksi sebanyak 400.000 pengunjung selama masa libur Lebaran 2026 atau pada rentang waktu 22-29 Maret 2026.
Pihak pengelola menyediakan sebanyak 27 titik parkir untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung selama masa libur tersebut.
Di samping itu, sebanyak 854 personel gabungan turut dikerahkan untuk menjaga Taman Margasatwa Ragunan demi kenyamanan dan keamanan pengunjung.
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat saat libur Lebaran dengan meninjau kawasan wisata Taman Margasatwa Ragunan pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Ketupat 2026 Brigadir Jenderal Polisi Tjahyono Saputro mengingatkan momen libur Idul Fitri identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, baik untuk bersilaturahmi maupun berwisata.
Baca juga: Polri pastikan kenyamanan masyarakat saat libur Lebaran di Ragunan
Baca juga: Sebanyak 854 personel jaga keamanan Ragunan selama libur Lebaran
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































