Jakarta (ANTARA) - Mantan pelatih Real Madrid Zinedine Zidane dikabarkan telah mencapai kesepakatan lisan dengan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) untuk menjadi pelatih kepala tim nasional putra.
Presiden FFF Philippe Diallo mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengantongi nama suksesor Didier Deschamps meskipun belum mengumumkan identitasnya secara resmi kepada publik.
"Saya tahu siapa orangnya," ujar Diallo dalam wawancara bersama surat kabar Prancis Le Figaro, dikutip dari ESPN di Jakarta, Selasa.
Meski Diallo enggan mengungkap nama tersebut, sejumlah sumber internal mengonfirmasi bahwa jabatan tersebut akan diserahkan kepada Zidane. Pria berusia 53 tahun itu diproyeksikan mulai bertugas setelah masa jabatan Deschamps berakhir pada musim panas mendatang.
Langkah ini menandai berakhirnya masa kepemimpinan Didier Deschamps yang telah menangani skuad Les Bleus selama 14 tahun. Deschamps merupakan rekan setim Zidane saat membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 1998 sebagai pemain.
Baca juga: Deschamps pastikan mundur sebagai pelatih Prancis setelah Piala Dunia
Zidane tercatat telah menantikan kesempatan ini sejak mengakhiri periode keduanya sebagai manajer Real Madrid pada tahun 2021. Penunjukan resminya disebut-sebut akan segera dilakukan setelah partisipasi Prancis di Piala Dunia 2026 tuntas sepenuhnya.
Saat ini, kedua belah pihak dilaporkan tengah menyelesaikan detail teknis terakhir sebelum penandatanganan kontrak resmi. Fokus utama pembahasan mencakup struktur staf kepelatihan dan jumlah personel yang akan dibawa Zidane ke dalam tim nasional.
Selama menukangi Real Madrid, Zidane telah membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu pelatih terbaik dunia dengan koleksi tiga trofi Liga Champions secara beruntun. Reputasi tersebut menjadikannya sosok yang paling difavoritkan untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dari Deschamps.
Kehadiran Zidane yang memiliki pengalaman mengelola pemain bintang di level klub dianggap sebagai modal krusial untuk menjaga stabilitas prestasi Prancis di panggung internasional.
Keputusan FFF untuk memilih Zidane dinilai sebagai langkah yang paling masuk akal mengingat sejarah panjang sang legenda bersama tim nasional.
Baca juga: Zidane kembali tolak latih Manchester United
Baca juga: Kylian Mbappe dukung Zinedine Zidane jadi pelatih timnas Prancis
Penerjemah: Aditya Ramadhan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































