Yordania kutuk penyerbuan Masjid Al-Aqsa oleh pemukim Israel

2 hours ago 3

Amman (ANTARA) - Kementerian Luar Negeri dan Urusan Ekspatriat Yordania pada Ahad mengutuk penyerbuan kompleks Masjid Al-Aqsa oleh para pemukim Israel yang mengibarkan bendera serta meneriakkan slogan di dalam halaman masjid dengan pengawalan polisi Israel.

Kementerian menganggap aksi tersebut sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional, eskalasi yang dikutuk, dan provokasi yang tidak dapat diterima yang harus segera dihentikan.

Juru bicara Kementerian, Duta Besar Fuad Al-Majali, menegaskan kembali penolakan tegas dan kecaman keras Yordania terhadap serangan berkelanjutan di Masjid Al-Aqsa.

Ia juga mengutuk tindakan provokatif tersebut, menggambarkannya sebagai pelanggaran serius terhadap status quo historis dan hukum yang berlaku di situs tersebut, serta sebagai upaya untuk membagi akses ke situs tersebut berdasarkan waktu atau area tertentu.

Ia menekankan bahwa Israel tidak memiliki kedaulatan atas Yerusalem yang diduduki atau tempat-tempat suci Islam dan Kristen di wilayah tersebut.

Al-Majali memperingatkan konsekuensi dari pelanggaran dan provokasi yang terus berlanjut, mendesak komunitas internasional untuk bersikap tegas dan memaksa Israel, sebagai kekuatan pendudukan, agar menghentikan semua praktik yang tidak bertanggung jawab dan pelanggaran yang masih berlangsung terhadap tempat-tempat suci umat Islam dan Kristen di Yerusalem, serta tindakan sepihaknya di Tepi Barat yang diduduki.

Sumber: WAFA

Baca juga: Menteri Keamanan Israel Ben-Gvir serbu sekitaran Masjid Al-Asqa

Baca juga: Warga Palestina rayakan Idul Adha di tengah pembatasan Israel

Baca juga: UNICEF: Satu anak Palestina di Tepi Barat meninggal tiap pekan

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |