Jakarta (ANTARA) - Personel grup Westlife mengemukakan bahwa Indonesia terasa seperti "rumah kedua" karena mereka selalu mendapat sambutan hangat setiap kali berkunjung.
Dalam konser "A Gala Evening" di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) di Tangerang, Banten, Selasa (10/2) malam, Shane Filan, Nicky Byrne, dan Kian Egan menuturkan pengalaman manis mereka setiap kali tampil di Indonesia.
Di hadapan ribuan penggemar yang memadati NICE di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Shane mengatakan bahwa konser Westlife di Indonesia hampir selalu dipadati penonton sejak awal karier grup sampai sekarang.
"Kamu tahu ketika kamu merasa memiliki ikatan khusus, selama 25 tahun, kalian telah menunjukkan begitu banyak cinta kepada kami. Setiap kali kami datang ke sini, seperti yang saya katakan tadi malam, setiap kali kami datang ke Indonesia, kami merasa ini adalah rumah kedua kami," katanya.
"Kami merasa seolah-olah sudah sering berada di sini. Setiap kali kami datang, tempat ini selalu ramai, saya benar-benar mencintai Indonesia," kata dia, mengenang perjalanan grup sejak debut pada tahun 1999.
Nicky mengapresiasi loyalitas penggemar Indonesia. Menurut dia, kehadiran Westlife sampai sekarang tidak lepas dari dukungan para penggemar.
Ia mengatakan bahwa Westlife bukan hanya milik para personelnya, tetapi juga milik para penggemar grup yang disebut Westlifer.
Menurut dia, lagu-lagu awal grup seperti "Swear It Again" dan "Flying Without Wings" menghadirkan nostalgia bagi penonton maupun bagi Westlife sendiri.
Nicky juga menyebut Indonesia sebagai negara yang "tidak tertandingi" bagi Westlife.
"Kami selalu menceritakan kepada semua orang betapa luar biasanya Asia, terutama Indonesia, karena menurut saya, Indonesia adalah tempat di mana Westlife meraih platinum terbanyak di dunia," kata pria kelahiran 1978 itu.
"Jadi, terima kasih banyak. Kalian benar-benar negara yang tak tertandingi bagi Westlife, dan kami benar-benar menghargainya," ia menambahkan.
Nicky mengungkapkan rencana grup untuk menghadirkan kejutan-kejutan pada perayaan 25 tahun perjalanan musik Westlife.
"Kami juga memiliki beberapa kejutan besar yang akan segera datang bersama Westlife saat kami merayakan 25 tahun dari semua lagu-lagu tersebut," katanya.
Baca juga: Westlife tampil di Jakarta pada Februari 2026
Kian Egan menuturkan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara pertama di Asia yang dikunjungi anggota Westlife pada awal karier.
"Indonesia memiliki tempat yang sangat istimewa di hati kami. Ketika kami pertama kali memulai sebagai band dan datang dari Irlandia dan Inggris, salah satu negara pertama yang kami kunjungi di belahan dunia ini adalah Indonesia," katanya.
Personel Westlife merasa takjub melihat banyaknya orang yang menyambut mereka di bandara serta besarnya dukungan yang diberikan kepada mereka saat pertama mengunjungi Indonesia.
"Dan kini, lebih dari 25 tahun kemudian, kami kembali lagi dan lagi dan lagi, dan cinta kami untuk Indonesia semakin tumbuh dan semakin besar," kata Kian.
Bagi Westlife, Indonesia bukan sekadar destinasi tur, melainkan bagian penting dari sejarah dan kenangan band.
Westlife membawakan total 19 lagu dalam pertunjukan "A Gala Evening" pada Selasa (10/2) malam.
Mereka mengajak para penonton bernostalgia dengan membawakan lagu seperti "If I Let You Go," "Uptown Girl", "My Love", "You Raise Me Up", "Flying Without Wings", dan "Swear It Again."
Baca juga: Bernostalgia bersama Westlife di konser "A Gala Evening"
Baca juga: EXO akan gelar konser "EXhOrizon" di Jakarta pada Juni 2026
Pewarta: Pamela Sakina
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































