Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Republik Indonesia (RI) ingin memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Republik Islam Iran dalam bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Arifah Fauzi menyampaikan bahwa kerja sama RI dengan Iran mencakup upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk di dalamnya perempuan, anak, dan keluarga.
"Indonesia menaruh perhatian besar pada penguatan kerja sama dengan Republik Islam Iran di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak sebagai komponen penting dalam membangun masyarakat yang inklusif dan tangguh," katanya dalam Resepsi Hari Nasional Republik Islam Iran di Jakarta pada Selasa malam.
Dia menyampaikan pentingnya perlindungan terhadap kelompok rentan dan pemberdayaan perempuan di tengah dinamika global yang sarat ketidakpastian geopolitik, tantangan kemanusiaan, serta tekanan sosial dan ekonomi.
Arifah menjelaskan bahwa perjanjian kerja sama antara Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia dan Wakil Presiden Urusan Perempuan dan Keluarga Republik Islam Iran telah ditandatangani pada tahun 2018.
Perjanjian tersebut menyediakan kerangka kerja sama antara kedua negara dalam upaya pemberdayaan perempuan, penguatan sistem perlindungan anak, serta peningkatan ketahanan keluarga.
"Kedua negara berkomitmen untuk memperkuat praktik terbaik, meningkatkan pertukaran informasi, melaksanakan program bersama, serta memperkuat upaya pembangunan komunitas dalam merespons tantangan yang terus berkembang yang dihadapi oleh perempuan serta perempuan dan anak-anak," kata Arifah.
"Indonesia mengapresiasi keterbukaan Iran untuk berdialog dan berperan aktif di bidang tersebut, sekaligus menyatakan harapan agar kerja sama yang telah terjalin dapat terus diperkuat dan dikembangkan menjadi program-program yang konkret serta berdampak nyata," katanya.
Baca juga: Indonesia dan Kuwait perkuat kerja sama pemberdayaan perempuan
Baca juga: Kanada luncurkan program pendanaan untuk perempuan pengusaha RI
Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































