Jakarta (ANTARA) - Pembalap Max Verstappen pesimistis timnya Red Bull bisa memperoleh keajaiban dengan berada di posisi terdepan pada Formula 1 Grand Prix Jepang di Sirkuit Suzuka, Minggu (29/3).
Mercedes dengan duo pembalap George Russell dan Kimi Antonelli yang mengunci dua Grand Prix awal musim ini masih menjadi kandidat terkuat yang akan memimpin GP Jepang.
Dalam sesi latihan bebas 1 dan latihan bebas 2 GP Jepang, Verstappen mengaku tidak terkesan dengan performa dari timnya yang masih belum bisa membawa RB21 bisa kembali bersaing menghadapi dominasi Mercedes.
"Ya, tapi pada saat yang sama hal ini sangat sulit untuk dipecahkan saat ini, jadi saya tidak mengharapkan keajaiban dalam semalam. Kami hanya perlu memahami isu-isu kita sedikit lebih lanjut, dari mana asalnya," ujar Verstappen dikutip dari Formula 1, Sabtu.
Baca juga: Verstappen keluhkan mobil Red Bull sulit dikendalikan jelang GP China
Pembalap jawara dunia empat kali tersebut mengaku bahwa masih belum bisa menemukan keseimbangan dari mobilnya yang juga sempat jadi kendala di awal musim lalu.
Red Bull datang ke Sirkuit Suzuka sebenarnya dengan inovasi termasuk perubahan sidepod yang diharapkan bisa menunjang performa mereka.
"Kami hanya mencoba untuk mengoreksi satu hal dan kami mendapatkan yang lain, tetapi tidak pernah menemukan keseimbangan yang baik pada dasarnya," ungkap pembalap asal Belanda tersebut.
Verstappen kini harus bekerja ekstra keras demi bisa mengulang suksesnya musim lalu dengan menjuarai GP Jepang di Sirkuit Suzuka.
Baca juga: Kimi Antonelli jaga fokus saat hidupnya berubah setelah GP China
Baca juga: Audi segera cari pengganti kepala tim baru setelah Wheatley hengkang
Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































