Istanbul (ANTARA) - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan pihaknya tengah mempersiapkan pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan timnya.
"Kami sedang mempersiapkan pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat dan timnya. Saya berterima kasih kepada Amerika dan semua pihak yang mendukung Ukraina, rakyat kami, serta upaya kami melindungi kehidupan," kata Zelenskyy dalam pidato video yang disampaikan Jumat malam.
Zelenskyy menegaskan penguatan sistem pertahanan udara tetap menjadi prioritas utama yang dapat didukung oleh negara-negara mitra.
Menurut dia, setiap kesepakatan terkait bantuan tersebut harus segera direalisasikan.
Ia juga meminta Kementerian Luar Negeri dan seluruh diplomat Ukraina bekerja lebih cepat.
Selain itu, Zelenskyy menilai kebutuhan Ukraina harus disuarakan lebih luas kepada masyarakat internasional karena berkaitan dengan perlindungan nyawa warga sipil.
"Yang juga penting, semakin banyak negara mitra utama kami mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di Ukraina, serangan Rusia terhadap rakyat kami, dan upaya Rusia untuk memperpanjang perang ini," ujarnya.
Zelenskyy juga mengeklaim Rusia telah menyiapkan rudal untuk melancarkan serangan besar baru ke Ukraina.
Mengutip informasi intelijen Ukraina dan negara-negara mitra, ia mengatakan serangan tersebut kemungkinan terjadi dalam waktu 48 jam ke depan.
"Serangan itu bisa terjadi hari ini. Kami memiliki informasi awal bahwa hal itu mungkin terjadi dalam 48 jam ke depan," kata Zelenskyy.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Kremlin sebut Putin siap lanjutkan dialog dengan Trump
Baca juga: Zelenskyy, Trump bahas situasi garis depan pertempuran Ukraina-Rusia
Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































