- Senin, 1 Juni 2026 18:15 WIB
Tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan pengukuran kandungan gas pada sebuah rumah di Seyegan, Sleman, D.I Yogyakarta, Senin (1/6/2026). Tim peneliti dari UGM melakukan penelitian terkait penyebab munculnya api yang diindikasi berasal dari gas hidrogen yang membakar sejumlah barang yang berada di rumah tersebut sejak sepekan terakhir. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/YU
Tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan pengukuran kandungan gas pada api yang membakar sebuah baju di rumah Mutfiana warga Seyegan, Sleman, D.I Yogyakarta, Senin (1/6/2026). Tim peneliti dari UGM melakukan penelitian terkait penyebab munculnya api yang diindikasi berasal dari gas hidrogen yang membakar sejumlah barang yang berada di rumah tersebut sejak sepekan terakhir. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/YU
Tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan pengukuran kandungan gas pada sebuah rumah di Seyegan, Sleman, D.I Yogyakarta, Senin (1/6/2026). Tim peneliti dari UGM melakukan penelitian terkait penyebab munculnya api yang diindikasi berasal dari gas hidrogen yang membakar sejumlah barang yang berada di rumah tersebut sejak sepekan terakhir. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/YU
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































