TNI kerahkan A400M untuk operasi penanggulangan karhutla di Kalimantan

1 day ago 2

Jakarta (ANTARA) - TNI AU mengerahkan pesawat angkut terbesar yang dimiliki, A400M, dalam rangka mendukung operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan, Sabtu (22/8).

Bedasarkan siaran pers resmi TNI AU yang diterima di Jakarta, Minggu, dijelaskan pesawat tersebut dikerahkan untuk mengangkut alat-alat pendukung pemadam kebakaran seperti pompa air, masker hingga mobil patroli.

Alat-alat pendukung pemadam kebakaran dimasukkan ke dalam pesawat angkut A400M di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (22/8/2026) (ANTARA/Ho-Humas TNI AU)

PIC A-4002 Letkol Pnb Putut Satriya dalam keterangan pers tersebut menjelaskan pihaknya mengerahkan pesawat ini karena dapat menampung muatan dalam jumlah banyak.

Dengan demikian pihaknya bisa mengirim logistik dalam jumlah besar ke Kalimantan.

"Total ada 22 ton bantuan logistik yang kita bawa," kata dia.

Dia melanjutkan, pesawat tersebut sudah terbang dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Sabtu malam dan diperkirakan sampai pada hari ini.

Setelah pesawat sampai, pihaknya akan mengeluarkan logistik dan mempergunakannya untuk proses pemadaman lahan di beberapa tempat.

Dia berharap bantuan logistik ini bisa membantu para petugas yang saat ini sedang berjuang memadamkan api di lapangan.

"Semoga bantuan ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam penanganan karhutla di Kalimantan. Kami berharap kebakaran hutan dan lahan dapat segera teratasi sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan normal,” tutup dia.

Baca juga: Menhan minta sinergi diperkuat untuk tangani karhutla

Baca juga: Asosiasi Pilot Drone Indonesia siap bantu penanganan karhutla

Baca juga: Kemenhut kerahkan 1.000 polisi hutan padamkan karhutla di Kalimantan

Pewarta: Walda Marison
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |