Garut (ANTARA) - Tim Search And Rescue (SAR) gabungan mengevakuasi wisatawan seorang anak berusia 11 tahun korban tenggelam dalam kondisi meninggal dunia di Pantai Sayang Heulang, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Garut Iptu Aep Saepudin mengatakan, korban Muhamad Ridwan Hafid (11) pertama kali ditemukan oleh nelayan, Kamis pagi kemudian melaporkan ke petugas yang sedang melakukan patroli pantai.
"Setelah menerima laporan, kami bersama BKO Brimob langsung melakukan evakuasi terhadap jenazah korban," kata Aep.
Ia menuturkan kejadian menimpa wisatawan asal Kabupaten Bandung itu bermula ketika sedang berenang bersama saudaranya tiba-tiba terjatuh ke palung laut kemudian tenggelam dan terseret arus ombak pada Rabu, (3/1).
Petugas gabungan, kata Aep, kemudian melakukan pencarian korban, namun hari pertama pencarian tidak berhasil menemukan korban, sampai akhirnya korban ditemukan sehari kemudian dalam keadaan tidak bernyawa.
Ia menyampaikan tim SAR gabungan lalu membawa korban ke Puskesmas Pameungpeuk untuk dilakukan identifikasi sebelum diserahkan ke keluarga korban.
"Hasil identifikasi dan memastikan bahwa jenazah tersebut adalah korban dari kecelakaan laut yang terjadi sehari sebelumnya," katanya.
Adanya insiden kecelakaan laut itu, kata Aep, menjadi peringatan bagi pengunjung agar lebih berhati-hati saat berwisata di pantai dengan mematuhi rambu-rambu bahaya.
"Masyarakat untuk tetap berhati-hati saat berkunjung ke lokasi-lokasi wisata pantai, terutama pada musim liburan," katanya.
Sebelumnya, peristiwa itu bermula ketika korban bersama keluarganya berwisata ke Pantai Sayang Heulang, Garut untuk mengisi waktu libur Hari Raya Lebaran.
Korban kemudian berenang bersama dua orang dari rombongan keluarganya di sekitar Curugan Sayang Heulang, namun saat ke tengah lautan tiba-tiba korban tenggelam diduga terpeleset ke palung laut.
Kejadian itu membuat keluarganya panik dan meminta bantuan ke masyarakat yang berada di pesisir pantai lalu memberitahukan kepada orang tuanya.
Kawasan objek wisata pantai di wilayah selatan Kabupaten Garut dilaporkan ramai dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah pada momentum libur Hari Raya Lebaran.
Sejumlah petugas pengamanan juga disiagakan di objek wisata pantai untuk memberikan pelayanan bantuan apabila ada insiden kecelakaan laut maupun antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban umum.
Baca juga: Disbudpar Cianjur larang wisatawan berenang di pantai selatan
Baca juga: DIY bakal wajibkan "life jacket" bagi wisatawan berenang di pantai
Baca juga: Disbudpar Batam imbau pengelola wisata pantai waspada buaya lepas
Pewarta: Feri Purnama
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2025