Terpopuler, oknum TNI diduga rudapaksa korban hingga rumah bagi petani

20 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita terpopuler pada Kamis pagi yang menarik untuk disimak, mulai dari oknum TNI AL diduga dua kali rudapaksa jurnalis Kalsel sebelum menghabisi nyawa korban hingga pemerintah siapkan rumah subsidi yang diperuntukkan bagi petani dan wartawan. Berikut rangkuman berita selengkapnya :


1.Keluarga: Oknum TNI AL diduga 2 kali rudapaksa Jurnalis Kalsel

Keluarga korban pembunuhan seorang Jurnalis di Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), yakni Juwita (23), mengatakan bahwa terduga pelaku oknum TNI AL berinisial Kelasi Satu J sempat merudapaksa korban sebanyak 2 kali sebelum menghabisi nyawa korban. Selengkapnya di sini.

2.Gubernur Bali bakal temui tokoh Muslim buntut pelanggaran Nyepi Loloan

Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan akan menemui sejumlah tokoh Muslim untuk membahas kejadian pelanggaran selama Hari Suci Nyepi yang berlangsung Sabtu (29/3). Selengkapnya di sini.


3.Wajib pajak yang sudah lapor SPT capai 12,34 juta hingga 1 April

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat jumlah wajib pajak yang telah melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun pajak 2024 mencapai 12,34 juta per 1 April 2025. Selengkapnya di sini.

4.Keluarga minta Denpomal dalami cairan putih dan luka kemaluan Jurnalis Kalsel

Keluarga J (23), jurnalis di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, yang menjadi korban pembunuhan anggota TNI Angkatan Laut, meminta penyidik Detasemen Polisi Militer Pangkalan TNI Angkatan Laut (Denpomal) Banjarmasin mendalami temuan cairan putih dan luka lebam pada area kemaluan korban. Selengkapnya di sini.

5.Pemerintah siapkan rumah subsidi bagi wartawan dan petani

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menyatakan pihaknya menyiapkan 1.000 rumah subsidi bagi profesi wartawan dan 20.000 pagi petani dari program fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP). Selengkapnya di sini.

Pewarta: Indriani
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |