Analis nilai ekonomi RI berpeluang berkembang progresif efek Lebaran

18 hours ago 6
Mudah-mudahan saja nanti akan terefleksikan daripada hasil kinerja ekonomi di kuartal I khususnya

Jakarta (ANTARA) - Analis Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menilai ekonomi Indonesia berpeluang mengalami perkembangan progresif setelah meningkatnya konsumsi pada libur Lebaran 2025.

"Ramainya pusat-pusat hiburan selama libur Lebaran 2025, seperti Taman Margasatwa hingga pantai-pantai di berbagai daerah membuka peluang ekonomi domestik mengalami perkembangan yang progresif," ujar Nafan di Jakarta, Kamis.

Nafan menuturkan beberapa moda transportasi seperti kereta rel listrik (KRL), Transjakarta, maupun light rail transit (LRT) juga dipadati masyarakat. Kemudian, stasiun-stasiun besar seperti Stasiun Pasar Senen juga masih dipadati pemudik.

“Hemat saya ini bisa mulai menggeliat ya. Hemat saya demikian. Mudah-mudahan saja nanti akan terefleksikan daripada hasil kinerja ekonomi di kuartal I khususnya,” tutur Nafan.

Ia menjelaskan bahwa optimalisasi pertumbuhan ekonomi domestik biasanya terjadi pada kuartal II. Hal itu dikarenakan periode libur lebaran terjadi di pertengahan tahun pada tahun-tahun sebelumnya.

“Karena memang pada waktu itu dinamika bulan suci Ramadhan maupun juga periode Lebaran itu memang efeknya ke kuartal kedua,” ujarnya.

Nafan memandang bahwa majunya periode libur Lebaran di tahun ini dapat membuka peluang tumbuhnya perekonomian domestik secara progresif.

“Bisa menghasilkan, bisa mengalami perkembangan yang progresif kalau menurut saya dari sisi perekonomian domestik kita,” ujar Nafan.

Baca juga: Ekonom: Harga pangan terkendali faktor perbaikan ekonomi usai Lebaran

Baca juga: Anggota DPR nilai mudik 2025 buktikan situasi ekonomi terkendali

Baca juga: Menteri ESDM: Mudik 2025 dorong pertumbuhan ekonomi daerah

Baca juga: Gubernur Lampung: Daya beli masyarakat terjaga di Lebaran 2025

Pewarta: Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor: Indra Arief Pribadi
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |