Sudin PPAPP Jakbar sosialisasikan Sekolah Siaga Kependudukan

1 day ago 6

Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (Sudin PPAPP) Jakarta Barat (Jakbar) menggelar Sosialisasi dan Pengimbasan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) di MTsN 8 Jakarta, Senin.

Kepala Seksi Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Sudin PPAPP Jakarta Barat Irwan Sah Budi mengatakan kegiatan yang diikuti para kepala MTsN se-Jakarta Barat itu menjadi ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam mengembangkan Sekolah Siaga Kependudukan.

"Itu sebagai bagian dari upaya membangun budaya sekolah yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga membekali peserta didik dengan pemahaman mengenai kependudukan, perencanaan kehidupan, dan pembangunan keluarga," ucap Irwan saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Dia menuturkan Sekolah Siaga Kependudukan merupakan program nasional yang mengintegrasikan pendidikan kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga dalam kurikulum maupun berbagai aktivitas pembelajaran di sekolah.

"Lewat Sekolah Siaga Kependudukan, kami ingin tanamkan pentingnya perencanaan kehidupan kepada generasi muda sejak dini. Dengan memahami isu-isu kependudukan, para siswa diharapkan mampu merancang masa depan secara lebih matang, mulai dari pendidikan, karier, hingga membangun keluarga pada waktu yang tepat," ujar Irwan.

Baca juga: Pemprov DKI perkuat ekosistem pendidikan, riset, dan inovasi

Dia menegaskan pendidikan kependudukan merupakan salah satu investasi penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas, berdaya saing, dan mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan pembangunan di masa depan.

"Karena itu, sekolah punya peran strategis sebagai lingkungan yang membentuk karakter sekaligus meningkatkan literasi kependudukan peserta didik," kata Irwan.

Melalui sosialisasi dan pengimbasan itu, pihaknya berharap semakin banyak satuan pendidikan yang mengimplementasikan Sekolah Siaga Kependudukan sebagai bagian dari budaya belajar di sekolah.

Dengan demikian, sambung Irwan, pendidikan kependudukan tidak hanya menjadi materi pembelajaran, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial, mampu mengambil keputusan secara bertanggung jawab, serta memiliki perencanaan hidup yang matang untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Kepala MTsN 8 Jakarta M Taufik memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Jakarta Barat dan Sudin PPAPP Jakarta Barat atas dukungan yang diberikan kepada sekolahnya sehingga dapat mewakili Provinsi DKI Jakarta dalam Lomba Sekolah Siaga Kependudukan tingkat nasional.

Menurut dia, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pembangunan karakter peserta didik.

"Kami berharap dukungan dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan terus terjalin agar seluruh persiapan menuju penilaian tingkat nasional dapat berjalan optimal. Semoga langkah ini tidak hanya membawa hasil terbaik bagi MTsN 8 Jakarta, tetapi juga menginspirasi sekolah-sekolah lain untuk mengembangkan Sekolah Siaga Kependudukan," ungkap Taufik.

Baca juga: Sempat putus sekolah, 180 anak di Jakbar kembali mengenyam pendidikan

Baca juga: Pemkot Jakbar minta lintas sektor wujudkan pendidikan berkualitas

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |