STAIN SAR Kepri fasilitasi penerbitan 6.362 sertifikat halal UMKM

1 day ago 7

Tanjungpinang (ANTARA) - Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sultan Abdurrahman (STAIN SAR) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melalui Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) telah memfasilitasi penerbitan 6.362 sertifikat halal bagi pelaku usaha sejak 2022 hingga 2026.

Capaian tersebut berasal dari berbagai skema layanan, mulai dari program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI), skema Self Declare Mandiri, hingga fasilitasi yang didukung pemerintah daerah maupun sektor swasta.

"STAIN SAR terus mengambil peran pendampingan sertifikasi halal, karena sertifikasi halal tidak hanya dipandang sebagai pemenuhan aspek keagamaan, tapi juga instrumen penting meningkatkan daya saing usaha," kata Ketua STAIN SAR Kepri Muhammad Faisal di Tanjungpinang, Sabtu.

Faisal menjelaskan program SEHATI menjadi salah satu skema yang paling banyak dimanfaatkan oleh pelaku usaha mikro dan kecil (UMK). Program yang diinisiasi pemerintah pusat ini memberikan kuota sertifikasi halal gratis sebagai bagian dari percepatan implementasi Jaminan Produk Halal (JPH) di Indonesia.

Baca juga: Komisi X sebut perguruan tinggi kunci kembangkan wisata halal RI

Selain itu, terdapat pula skema Self Declare Mandiri yang memungkinkan pelaku usaha mengajukan sertifikasi halal secara mandiri dengan pembiayaan sendiri.

Adapun melalui skema fasilitator, kata dia, pelaku usaha memperoleh dukungan pembiayaan dari berbagai instansi yang memiliki perhatian terhadap penguatan ekonomi masyarakat.

Faisal menjelaskan capaian 6.362 sertifikat halal ini merupakan hasil kerja bersama yang melibatkan para pendamping, pemerintah daerah, dunia usaha, dan tentu para pelaku UMK di Kepri.

Sertifikasi halal merupakan bentuk nyata komitmen perguruan tinggi dalam mendukung penguatan ekosistem industri halal di daerah.

Pewarta: Ogen
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |