Satgas Yonif 136/TS perkuat koordinasi pemda guna stabilitas keamanan

6 hours ago 3

Wamena (ANTARA) - Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif 136/TS memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah dalam hal ini Distrik Nume guna menjaga stabilitas keamanan.

Wadanpos Nume Satgas Pamtas Yonif 136/TS Letda Inf Indra Sukma Yudha dalam keterangan tertulis di Wamena, Minggu mengatakan untuk menjaga situasi keamanan pihaknya membutuhkan dukungan dari masyarakat dan pemerintah daerah dalam hal ini pemerintah distrik.

“Dalam rangka mempererat hubungan dengan pemerintah daerah serta menjaga stabilitas keamanan wilayah kami melaksanakan kegiatan patroli simpatik bersama Kepala Distrik Nume, Datin Wonda di wilayah Distrik Nume, Kabupaten Puncak Jaya,” katanya.

Menurut dia, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan anjangsana ke kantor distrik dan sejumlah lembaga di wilayah Distrik Nume.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat silaturahmi, meningkatkan sinergi antarinstansi, serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di tengah masyarakat,” ujarnya.

Dia menjelaskan kegiatan anjangsana ini merupakan bagian dari upaya nyata TNI dalam membangun kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Memiliki hubungan dan relasi yang kuat dengan pemerintah daerah setempat merupakan hal yang sangat krusial, karena menjadi kunci utama dalam membangun koordinasi yang efektif, memperkuat sinergi lintas sektor, serta memastikan setiap langkah di lapangan berjalan selaras demi terciptanya stabilitas, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Dia menambahkan kegiatan ini juga bertujuan untuk mempermudah koordinasi dengan pemerintah distrik maupun Lembaga Masyarakat Adat (LMA) guna memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat secara langsung.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mempererat hubungan yang harmonis antara TNI, pemerintah distrik dan masyarakat sehingga tercipta stabilitas keamanan yang mendukung pembangunan sosial dan ekonomi di wilayah Distrik Nume,” ujarnya.

Pewarta: Yudhi Efendi
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |