Yogyakarta (ANTARA) - RSUP Dr Sardjito Yogyakarta menerjunkan tujuh tenaga medis untuk membantu penanganan korban gempa di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai respons cepat menindaklanjuti kejadian bencana dan arahan Kementerian Kesehatan.
Direktur Utama RSUP Dr Sardjito, Dr dr Romanianto di Yogyakarta, Minggu, mengatakan tujuh tenaga medis tersebut telah diberangkatkan pada Sabtu (15/6) sebagai tindak lanjut atas arahan Kementerian Kesehatan.
"Rumah sakit di bawah Kemenkes diinstruksikan agar turut memberikan dukungan pelayanan kesehatan dalam penanganan korban bencana di NTT," katanya dalam keterangan tertulis.
Ia menyebutkan tim medis dari RSUP Dr Sardjito dipimpin oleh Dr dr Yuda Mathan Sakti dan akan menjalankan misi pelayanan kesehatan di RSUD Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur.
Baca juga: Bulog NTT tambah 10 ton beras untuk korban gempa Flores
Anggota tim terdiri atas Dr dr Yuda Mathan Sakti, dr Sharfan Anzhari, dr Nashiruddin, dr Ratna Sari Kalembu, serta tiga tenaga keperawatan, yaitu Lutfi Tomi Amboro, Sigit Prabowo, dan Nur Ahmad.
Menurut dia, tim tersebut memiliki kompetensi multidisiplin yang dapat diandalkan untuk mendukung pelayanan medis bagi para korban sekaligus memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan di wilayah yang menjadi lokasi penanganan korban gempa.
"Ini menjadi bagian dari semangat respons cepat dan kolaborasi antarrumah sakit Kementerian Kesehatan dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan akibat bencana," katanya.
Selain itu, aksi tersebut merupakan wujud kepedulian sekaligus pengabdian RSUP Dr Sardjito kepada masyarakat, bangsa, dan negara, khususnya dalam misi kemanusiaan.
Baca juga: Menko PMK peringati HUT ke-81 RI di lokasi bencana gempa NTT
"Saudara-saudara kita di NTT sedang menghadapi situasi yang tidak mudah akibat bencana. Kami berupaya hadir dan memberikan bantuan terbaik melalui tenaga kesehatan yang kami miliki," ujarnya.
Ia berharap para tenaga kesehatan juga dapat menghadirkan rasa aman dan kepedulian kepada masyarakat terdampak, selain menjalankan tugas utama dalam mendukung pelayanan medis.
"Ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial dan pengabdian RSUP Dr Sardjito dalam mendukung pemerintah menangani situasi bencana," katanya.
Sebagai rumah sakit rujukan nasional, RSUP Dr Sardjito menjalankan fungsi pelayanan kesehatan sekaligus memiliki tanggung jawab untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan dukungan dalam situasi darurat.
Baca juga: HUT ke-81 RI, Pemerintah tegaskan percepatan penanganan gempa M7,7 NTT
Pewarta: Agung Dwi Prakoso
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































