Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Angga Raka Prabowo mengatakan bahwa bahwa penyaluran perangkat Starlink untuk mendukung kebutuhan komunikasi dan konektivitas masyarakat serta petugas yang menangani kondisi darurat pascagempa bumi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.
Bantuan tersebut dikirimkan untuk memastikan konektivitas tetap tersedia di tengah kondisi darurat, khususnya bagi posko penanganan bencana dan fasilitas pelayanan kesehatan yang membutuhkan akses komunikasi untuk mendukung koordinasi dan pelayanan kepada masyarakat terdampak.
“Dalam situasi darurat seperti ini, komunikasi harus tetap terhubung. Karena itu, kami berupaya memastikan dukungan konektivitas dapat hadir di lokasi-lokasi yang membutuhkan, khususnya posko penanganan bencana dan fasilitas kesehatan,” ujar Angga.
Baca juga: Kemkomdigi kirim bantuan logistik dan perangkat telekomunikasi ke NTT
Baca juga: Destinasi wisata yang masih tutup di NTT hingga pemulihan BTS
Adapun penyerahan bantuan perangkat Starlink dilakukan di dua lokasi yakni di posko Gabungan Tanggap Darurat Bencana Gempa Flores, Nagekeo pada Kamis, 20 Agustus 2026 serta disalurkan ke RSUD Aeramo 19 Agustus, Kabupaten Nagekeo yang merupakan salah satu fasilitas kesehatan yang menjadi bagian penting dalam penanganan masyarakat terdampak gempa.
Bantuan Starlink diharapkan dapat membantu petugas kesehatan dan tim penanganan bencana tetap terhubung, terutama ketika jaringan komunikasi konvensional mengalami gangguan atau keterbatasan akibat kondisi bencana serta memastikan koordinasi dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.
Menurutnya, dukungan teknologi harus dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, terutama mereka yang sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana.
Gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026 berdampak pada sejumlah wilayah di NTT. BMKG mencatat hasil pemutakhiran parameter gempa tersebut mencapai magnitudo 7,7 dengan episenter sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo.
Pemerintah bersama berbagai unsur terus mengakselerasi penanganan dan pemulihan, termasuk memperkuat layanan kesehatan dan dukungan bagi masyarakat terdampak.
Wamenkomdigi juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak agar dukungan yang diberikan dapat benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Yang paling penting adalah masyarakat tidak merasa sendiri. Pemerintah bersama seluruh unsur akan terus berupaya memberikan dukungan sesuai kebutuhan di lapangan. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan membantu mempercepat proses penanganan serta pemulihan,” tutup Angga.
Baca juga: Menkomdigi ajak rayakan kemerdekaan lewat Komdigi Merdeka Ride
Baca juga: Kemkomdigi perkuat infrastruktur untuk digitalisasi Perlinsos
Baca juga: Menkomdigi sebut 86 persen BTS terdampak gempa NTT telah pulih
Pewarta: Sinta Ambarwati
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































