RI diversifikasi sumber energi, genjot kapasitas kilang jaga stok BBM

4 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Indonesia menyatakan telah melakukan diversifikasi sumber energi guna memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) tetap aman di tengah dinamika geopolitik global, terutama ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers secara daring yang dipantau dari Jakarta, Selasa menegaskan, langkah ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap satu kawasan sekaligus menjaga ketahanan energi nasional.

“Dari total kebutuhan kita (BBM) yang dari Middle East, itu kurang lebih sekitar 20 persen,” ujarnya.

Menurut Bahlil, pemerintah telah mengantisipasi potensi gangguan pasokan dengan mencari sumber alternatif dari negara lain.

“Ketika terjadi ketegangan di Timur Tengah, pemerintah atas arahan Bapak Presiden, untuk mencari sumber-sumber pasokan lain untuk mengganti yang dari Middle East. Dan Alhamdulillah, sudah dapat,” kata dia.

Selain diversifikasi impor, pemerintah juga memperkuat produksi dalam negeri melalui pengembangan kilang, salah satu proyek yang telah diresmikan yakni Refinery Development Master Plan (RDMP) yang berada di Balikpapan, dengan kapasitas produksi mencapai 5,6 juta kiloliter bensin dan sekitar 4,5 juta kiloliter solar.

Ia menjelaskan, ke depan impor energi Indonesia masih akan didominasi minyak mentah (crude), sementara kebutuhan BBM seperti RON 90, 95, 98, dan 92 sebagian telah dipenuhi dari produksi dalam negeri dan sebagian lainnya dari kawasan Asia Tenggara.

Untuk komoditas LPG, pemerintah juga mulai mengalihkan sumber pasokan ke negara di luar Timur Tengah, termasuk dari Amerika, sebagai bagian dari strategi diversifikasi.

“Jadi secara pasokan, Insya Allah mohon doanya, clear, nggak ada masalah,” ujar Bahlil.

Baca juga: Kendaraan pribadi roda 4 dibatasi beli BBM subsidi 50 liter per hari

Baca juga: Dubes Rusia sampaikan Moskow terbuka jika Pertamina ingin beli minyak

Baca juga: ESDM: Pasokan energi terjaga selama periode Lebaran 2026

Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Indra Arief Pribadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |